Penyerahan secara simbolis Masker dan hand sanitizer dari FKPAI Kemenag Kota Mojokerto kepada pembina Ponpes Sabilul Muttaqin-an
MOJOKERTO-GEMA MEDIA : Forum Komunikasi Penyuluh Agama Islam (FKPAI) Kementerian Agama (Kemenag) Kota Mojokerto mensosialisasikan Protokol Kesehatan 5 M. Hal ini sesuai dengan Instruksi Menteri Agama RI Nomor 1 tahun 2021 tentang Gerakan Penerapan Protokol Kesehatan 5 M, yaitu Memakai masker, mencuci tangan, menjaga jarak, menghindari kerumunan dan membatasi mobilitas dan intereaksi.
Agenda pertama sosialisasi bertempat di Pondok Pesantren (ponpes) Sabilul Muttaqin Kota Mojokerto pada senin 15/2/2021. Kasi. Bimbingan Masyarakat Kemenag Kota Mojokerto Bisri Mustofa, S.Ag, MM menyampaikan bahwa, sosialisasi ini merupakan kewajiban yang harus dilakukan di jajaran Kementerian Agama RI. Selain sosialisasi juga ada pembagian masker, dan hand sanitizer . “Untuk kegiatan ini merupakan inisiasi dari FKPAI Kota Mojokerto dengan swadaya anggota terdiri dari penyuluh fungsional negeri dan penyuluh honorer” terangnya.
Foto bersama pengurus dan FKPAI paska sosialisasi-an
Lebih lanjut Kasi Bimas ini menuturkan kepada para santriawan dan santriwati di ponpes abaiyat ini, agar benar-benar mentaati protokol kesehatan. Saat belajar, saat beribadah dan kegiatan apapun harus mentaati prokes 5 M. Mengingat ini merupakan kebijakan dari Pemerintah untuk menekan penyebaran corona virus disease 2019 (covid-19). “ Alhamdulilah di Ponpes Sabulul Muttaqin ini tidak sampai ada klaster covid dari pondok” terangnya. Sebab setiap kali ada santri yang pulang dan balik ke pondok harus menyertakan hasil swab atau rapid test negativ.
Sementara itu KH. Mutoharun Afif, Lc Pembina Ponpes Sabilul Muttaqin yang hadir pada kesempatan tersebut menuturkan, ada dua hal yang harus diperhatikan dalam menghadapi pandemi saat ini yakni hubungan manusia dengan Allah dan hubungan manusia dengan pemerintah. Hubunngan dengan Allah adalah kita tidak bisa menentang segala sesuatu yang menjadi ketentuan Allah. Namun demikian kita diwajibkan untuk tetap berikhtiar dan berdoa. “ kita tetap berikhtiar lahir dan ikhtiar secara batihin. Ikhtiar lahir dengan mengikuti anjuaran Pemerintah diantaranya adalah dengan menjalankan protocol kesehatann 5M.
Para santri yang sedang mengikuti sosialisasi-an
S.Imroatul Ulfiah,S.Pd.I ketua Pokjaluh sekaligus Pembina FKPAI menambahkan, tujuan kegiatan soialisasi dan bagi-bagi masker dan hand sanitizer kali ini adalah untuk memberikan edukasi kepada masyarakat khususnya lingkungan masjid dan pondok pesantren tentang Instruksi Menteri Agama No. 1 tahun 2021 tentang prokes 5 M. FKPAI itu sendiri beranggotakan para penyuluh Agama ASN dan non ASN. Pada akhir acara telah diserahkan secara simbolis masker dan hand sanitizer dari FKPAI kepada Ponpes Sabilul Muttaqin.
Hadir pula para pejabat di jajaran Kemenag Kota Mojokerto, Kepala KUA Kecamatan Prajuritkulon, pengurus dan santri pondok. Agenda selanjutnya dijadwalkan pada rabu 17/2 di Masjid Ash-Sholihiyah dan Jumat 19/2 di Masjid Sholahuddin. (an)