Ning Ita Ajak Generasi Muda Terapkan Budaya Anti Korupsi Sejak Dini

gambar utama
Peringatan Hari anti korupsi, Ning Ita memberikan pengarahan dapat mencegah korupsi sejak dini-zan
Kota Mojokerto-GEMA MEDIA : Memperingati Hari Anti Korupsi Sedunia (Hakordia), yang jatuh tiap 9 Desember, Wali Kota Mojokerto Ika Puspitasari mengajak anak muda untuk menanamkan budaya anti korupsi sejak dini.

"Kami, forkopimda, memiliki semangat yang sama untuk menerapkan budaya anti korupsi. Tapi tentu itu tidak cukup. Keterpaduan juga harus ada di seluruh elemen masyarakat, tidak terkecualiĀ  generasi muda", ujar sosok yang akrab disapa Ning Ita.

Ia menjelaskan, nilai-nilai anti korupsi harus menjadi bagian perilaku keseharian masyarakat, siapapun itu. Nilai-nilai tersebut antara lain: jujur, peduli, disiplin, mandiri, tanggung jawab, kerja keras, sederhana, berani, dan adil.

peserta yang mengikuti lomba pidato dan baca puisi dalam rangka peringatan hari anti korupsi sedunia-zan


Sementara penekanan pada generasi muda dimaksudkan agar ke depan, Kota Mojokerto dan Indonesia pada umumnya, menjadi lebih baik, maju, dan sejahtera.

ā€œKedepan, tugas, dan tanggung jawab kami akan digantikan dengan kalian. Kalian semua akan bertugas melanjutkan perjuangan kami.

Maka tentu saja harapannya generasi kedepan ini lebih baik dari pada kami", ujar ning Ita, di hadapan jajaran forkopimda, siswa SMP peserta lomba, serta guru pendamping.

Lebih lanjut, Ning Ita juga menekankan agar setiap hal kecil yang berpotensi menimbulkan korupsi tidak diremehkan.

"Tidak melulu mengambil uang negara. Perihal korupsi ini juga banyak bermula dari hal-hal kecil yang dianggap remeh, misalnya menyontek. Ini berarti perbuatan tidak jujur", ujarnya.

Sehingga salah satu upaya untuk menanamkan budaya anti korupsi pada generasi muda, Kejaksaan Negeri (Kejari) Kota Mojokerto menggelar lomba puisi dan pidato bagi siswa-siswi SMP negeri maupun swasta se-Kota Mojokerto, Rabu (9/12/21).

Kompetisi digelar di ruang Sabha Mandala Madya, Balai Kota Mojokerto. Sebanyak 36 pelajar terbaik turut serta dalam ajang tersebut.

Masing-masing cabang lomba terpilih tiga pemenang. Pada lomba pidato, antara lain Irene Dewi Arianti, siswi SMPN 2 (juara 1), Valerine Georgina Sobagja, siswi SMPK Santo Yusuf (juara 2), serta Melanie Nur Himmatul Uzmi, siswi SMPN 9 (juara 3). Sementara pada lomba puisi, yaitu Achmad Fadil Ma'arif, siswa SMPN 8 (juara 1), Rizki Ilham Maulana, siswa SMP Muhammadiyah 1 (juara 2), dan Ghania Ramadhani, siswi SMPN 1 (juara 3).

Kegiatan tersebut sekaligus menjadi forum silaturahmi forkopimda dengan masyarakat. Turut hadir dalam forum tersebut, Ketua DPRD Sunarto, Kepala Kejaksaan Negeri Agustinus Herimulyanto, Sekretaris Daerah Kota Gaguk Tri Prasetyo, Kepala Bakesbangpol M Imron, Kepala Dispendikbud Amin Wachid, Pasi Inteldim 0815 Lettu Cba Kurniawan Junaidi dan Kasat Reskrim Polresta Iptu Hari Siswanto. (EL/an)

 

 
Bagikan berita ini:

Berita Terkait: