drg.Sri Mujiwati bersama Gofur dari Bapemas Provinsi Jawa Timur menyerahkan bantuan kepada para janda di Kelurahan Wates
MOJOKERTO- GEMA MEDIA :Angin segar bagi para Kepala Rumah Tangga Perempuan (KRTP) di kelurahan Wates menerima bantuan dari Badan Pemberdayaan Masyarakat (Bapemas) Provinsi Jawa Timur, selasa 11/12/2018. Bantuan senilai 2,5 juta rupiah setiap orang berupa barang dan atau peralatan untuk pengembangan usaha mereka. Jenis barang atau peralatan yang diberikan sesuai dengan permintaan masing-masing anggota sesuai dengan hasil rembug bersama. Hal itu dikatakan Hj. Utari ketua Pokmas KRTP Hayam Wuruk Kelurahan Wates. Dari nilai tersebut ada yang mengusulkan lemari es untuk menjual minuman segar, ada yang minta rombong untuk jualan es juice keliling, ada pula yang minta almari etalsse untuk membuka pertokoan kecil dan juga peralatan usaha rumahan lainnya. " KRTP tidak menerima uang, karena semua kebutuhannya sudah dibelanjakan oleh pendamping Kelurahan" kata ibu hajah yang cantik ini.
Jumlah anggota KRTP Kelurahan Wates yang terima bantuan tahun ini sebanyak 24 orang. Anggota KRTP ini bukan hanya janda yang ditinggal mati atau karena bercerai, akan tetapi perempuan yang melaksanakan tugas sebagai pencari nafkah karena suami sakit atau pergi dari keluarga.
contoh bantuan etalase untuk modal usaha pertokoan diserahkan oleh Bapemas Jatim didampingi ketua Pokmas dan Lurah Wates
Drg. Sri Mujiwarti Kepala Sosial Kota Mojokerto hadir bersama Rukminiwati pada kesempatan tersebut berpesan, Bantuan ini bersifat stimulan untuk dikembangkan menjadi lahan usaha dalam mencari nafkah untuk keluarga. “ Tolong dijaga jangan sampai dijual” katanya. Pemerintah sudah berupaya untuk memberikan lahan pekerjaan agar perempuan yang bertindak selaku kepala keluarga ini mempunyai daya dalam memmenuhi kebutuhan keluarganya. “Kenyataan harus dijalani untuk menjadi ibu sekaligus bapak, lantaran sang suami sudah tiada lagi” kata salah satu penerima bantuan. Hendaknya bantuan ini lanjut Muji, dimanfaatkan sebaik mungkin hingga bisa berkembang. “kalau bantuan kali ini berhasil maka kedepan Pemerintah Kota Mojokerto akan memprogramkan sendiri”. Selanjutnya Dinsos akan melakukan monetoring dan evaluasi perkembangannya. Bantuan ini diberikan dengan tujuan mulia yakni membebaskan perempuan kepala keluarga dari jeratan ekonomi.dengan usaha akan dapat membuka lapangan pekerjaan demi kelangsungan hidup mereka, dan yang paling utama rantai pendidikan tidak akan terputus, yang sering di kenal dengan istilah pendidikan sepanjang hayat.
Gofur bersama Ali dari Bapemas Provinsi Jawa Timur pada kesempatan tersebut menyampaikan, tidak semua KRTP mendapat bantuan seperti di Kota Mojokerto. Ada warga yang lebih parah dari Mojokerto, tetapi belum dapat bantuan. “Mungkin ini memang sudah rejeki dari Allah untuk warga Kota Mojokerto” tambah Gofur. Oleh karena itu hendaknya bantuan ini benar-benar dimanfaatkan sesuai dengan rencana semula.(ri)