untuk persiapan tim berkumpl di depan kantor Kemenag-dok
Mojokerto – GEMA MEDIA :Indahnya berbagi di bulan suci Ramadhan 1442 H, kali ini Kelompok Kerja Penyuluh (Pokjaluh) dan Forum Komunikasi Penyuluh Agama Islam (FKPAI) Kementerian Agama Kota Mojokerto bersinergi dengan Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kota Mojokerto memberikan bantuan sosial paket Ramadhan bagi keluarga tidak mampu.
Dalam sinergitas kali ini Baznas Kota Mojokerto mengalokasikan bantuan uang zakat. Sedangkan Pokjaluh dan FKPAI memberikan peralatan ibadah seperti mukena, sarung dan sajadah
Ketua Pokjaluh Kota Mojokerto S.Imroatul Ulfiah,S.Pd didampingi ketua FKPAI Ahmad Muhammad, S. Pd. menyampaikan bantuan kali ini sebanyak 30 sasaran untuk keluarga yang benar-benar tidak mampu utamanya usia lansia yang berada di tiga Kecamatan yakni Kecamatan Prajuritkulon dipusatkan di Kelurahan Blooto, Kecamatan Magersari dipusatkan Kelurahan Kedundung dan Kecamatan Kraggan dipusatkan di Kelurahan Jagalan.
penyerahan kepada salah satu warga-dok
Pokjaluh terdiri dari 7 orang PNS dan 25 orang non PNS ingin lebih dekat dan bermanfaat bagi umat. “Kami senang dapat bekerjasama dengan Baznas Kota Mojokerto. Saat kami turun bersama, ternyata masih ada warga yang betul-betul memprihatinkan dan belum tersentuh bantuan.” katanya. Melihat kondisi tersebut Baznas segera memproses untuk bantuan kartu senyum dengan bantuan sebesar 100 ribu rupiah setiap bulan.
Untuk mendapatkan data-data sasaran, menurut Ulfiah Penyuluh yang ada di Kelurahan bekerjasama dengan kader motivator kesehatan. Kedepan pihaknya akan meningkatkan kerjsama dengan Baznas Kota Mojokerto untuk memutus mata rantai kemiskinan.
salah satu rumah warga yang dikunjungi-dok
Kegiatan ini merupakan agenda rutin dan program kerja Penyuluh Agama Islam Kemenag Kota Mojokerto setiap tahunnya, tapi khusus tahun ini diberikan langsung ke rumah-rumah untuk meminimalisir kerumunan, sekaligus melihat langsung kondisi riil penerima bhaksos serta bisa berinteraksi dan menitipkan pesan keagamaan kepada masyarakat untuk lebih rajin beribadah, terang Ulfiah.
Ketua Baznas Kota Mojokerto Dwi Hariadi, SE saat dikonfirmasi menyampaikan, sebagai pengurus baru ia bergerak cepat untuk bekerjasama di semua lini. “ Baznas ingin bersinergi dengan siapapun baik Pemerintah maupun swasta” katanya. Kali ini dengan Pokjaluh dan FKPAI untuk memberikan bantuan kepada keluarga yang kurang mampu dan berharap dapat mengurangi beban mereka.
Menyinggung masalah Muzaki (orang yang membayar zakat), Baznas sudah berkoordinasi dengan berbagai pihak seperti Kejaksaan, Polresta, Kodim, PT.Inti Dragon dan pihak swasta lainnya untuk menyalurkan Zakat, Infaq dan Sodaqohnya melalui Baznas Kota Mojokerto. Dengan meningkatnya jumlah muzaki, dapat meningkatkan pemasukan Baznas, maka secara tidak langsung dapat mengurangi kemiskinan di Kota Mojokerto.
Hadir pada kegiatan tersebut, Kepala Kemenag Kota Mojokerto, Drs. H. Moh. Zaeni, SH, M.Ag, Kasi.Bimas Islam Kemenag Kota Mojokerto, Bisri Mustofa, S.Ag,MM serta didampingi bhabinkamtibmas dan Babinsa yakni Aiptu Syaiful Adhar, Serma Sholimin, dari Polsek dan Koramil prajurit kulon, serta Eko Sriyono dan Wulandari dari Polsek Magersari. (an)