Walikota Mojokerto dan para pemegang saham Bank Jatim-jen
Mojokerto - GEMA MEDIA : Wali Kota Mojokerto Ika Pupitasari didampingi Kepala Badan Pengelolaan Keuangan dan Pendapatan Daerah (BPKPD) Etty Novia, dan Pimpinan Cabang Pembantu Bank Jatim Jayanegara Kota Mojokerto Fauzi Rahardinata mengikuti Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) Tahun Buku 2020 PT. Bank Pembangunan Daerah Jawa Timur, yang dilaksanakan secara virtual di Galeri Rumah Rakyat No. 50 Kota Mojokerto.
Dalam rapat yang diikuti oleh seluruh pemegang saham yang didalamnya termasuk Kepala Daerah se-Jawa Timur tersebut, Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa menyampaikan, Bank Jatim harus tetap konsisten dalam melakukan pendampingan pada sektor UMKM terutama dalam penguatan pembiayaan ditengah pandemi covid - 19.
“Harapan kita Bank Jatim bisa tetap fokus untuk mendampingi UMKM yang ada di Jawa Timur terutama dalam proses distribusi KUR (Kredit Usaha Rakyat) ataukah dalam proses distribusi dana PEN (Pemulihan Ekonomi Nasional)” ungkap Khofifah.
Lebih lanjut ia mendorong agar Bank Jatim terus membangun sinergitas dengan berbagai elemen strategis dalam proses digitalisasi sistem yang saat ini telah berjalan, mengingat prediksi pada tahun 2030 mendatang, 90% UMKM dunia akan melaksanakan perdagangan secara online.
Rapat virtual antar kepala daerah se-jawa Timur dan Bank Jatim-jen
Pemerintah Provinsi Jawa Timur telah mengupayakan beberapa langkah dalam rangka pemulihan UMKM akibat dampak pandemi covid – 19, diantaranya pendampingan pemasaran secara online melalui market place, penyusunan katalog digital, mendukung aplikasi digital yang telah dibuat oleh UMKM serta menerapkan “Program Jatim Bejo”. Selain pendampingan pemasaran, Pemprov Jatim juga telah melakukan pengembangan usaha melalui pelatihan – pelatihan yang dilakukan oleh klinik UMKM Jatim dan Milineal Job Center.
Khofifah berharap, agar Kepala Daerah mampu memetakan seperti apa akses yang didapat oleh pelaku UMKM didaerahnya masing – masing dengan PT. Bank Jatim.
“Kami membutuhkan Strong Partnership diantara para Kepala Daerah, selain sebagai pemegang saham juga Kepala Daerah yang akan memetakan bagaimana komunikasi antara UMKM dengan Bank Jatim didaerahnya masing – masing” jelas nya.
Terakhir ia menyampaikan, pentingnya kepercayaan atau trust dari masyarakat terhadap lembaga Perbankan, oleh karena itu ia meminta pada seluruh jajaran PT. Bank Jatim agar senantiasa berkomitmen menciptakan sistem kerja yang baik, bersih serta bebas dari korupsi.
“Salah satu langkah penting dalam menjaga kepercayaan tersebut adalah dengan mencegah ‘fraud’(tindakan penyimpangan atau manipulasi dalam dunia perbankan), maka bank umum diwajibkan menyusun serta menerapkan strategi antri fraud yang efektif agar terbebas dari korupsi” pungkasnya. (dit/an)