MENYAMBUT HARI DONGENG INTERNASIONAL 2021, NING ITA MENDONGENG "ASAL USUL NAMA MAJAPAHIT"

gambar utama
anak-anak terpukai dan antusias saat mendengar ibu walikota mendongeng-dit
Mojokerto – GEMA MEDIA : Wali Kota Mojokerto Ika Puspitasari  tampil memukau saat mendongeng di depan siswa – siswi Sekolah Dasar dalam acara Gelar Seni  yang di selenggarakan oleh Dewan Kebudayaan Daerah (DKD) Kota Mojokerto. Gelar seni yang dikemas dengan parade Mojokerto mendongeng tersebut dalam rangka menyambut  Hari Dongeng Internasional yang jatuh pada 20 Maret 2021.

Wali Kota Mojokerto yang akrab disapa Ning Ita, membawakan cerita dongeng berjudul “Asal Usul Nama Majapahit” didepan puluhan siswa yang hadir. Sosoknya yang keibuan berhasil membuat puluhan siswa tersebut hikmat mendengarkan kalimat demi kalimat yang ia dongengkan. Jumat (19/3/2021)

Walikota,Sekdakot, Ketua DKD dan penari pengisi acara foto bersama-dit


Ning Ita mengapresiasi kinerja Dewan Kebudayaan Daerah yang telah gencar melaksanakan kegiatan kebudayaan di Kota Mojokerto dengan tetap mematuhi protokol kesehatan yang berlaku ditengah Pandemi Covid – 19.

“Meskipun belum satu bulan yang lalu saya kukuhkan, tapi sudah bergerak begitu cepat untuk melaksanakan kegiatan – kegiatan kebudayaan di Kota ini, Luar biasa.” Ungkapnya.

Menurutnya, Peringatan Hari Dongeng Internasional merupakan sebuah event yang sangat tepat, untuk refleksi diri guna melestarikan budaya mendongeng di masa kini.

“Meskipun saat ini sudah jarang orang tua yang membacakan dongeng kepada anaknya sebelum tidur, tapi budaya mendongeng ini tidak boleh sirna, ini merupakan suatu warisan budaya dari leluhur kita.” Jelasnya.

Lebih lanjut ia menjelaskan ada 3 manfaat mendongeng, diantaranya memupuk kedekatan antara orang tua dan  anak ditengah kesibukan dalam bekerja, lebih efektif dalam menyampaikan pesan moral, serta mampu mengasah otak kanan anak dalam memahami alur cerita.

Walikota menyerahkan penghargaan berupa lukisan Foto Diri dan patung mahkota Ratu Tribhuwana Tungga Dewi kepada perwakilan keluarga dari Penulis Cerita Dongeng Kota Mojokerto yakni alm. Ismaniasita dan alm. Trio F Rony.


Selain Ning Ita, Pendongeng lain yang ikut berpartisipasi dalam Parade Mojokerto Mendongeng, diantaranya siswi SMPN1 Kota Mojokerto Nandini Aulia Arifany dengan judul “Thak Uthak Ugel”, Aurelya Nabila Zahiyah dengan judul “Ramayana”, dan 3 pendongeng lainnya diantaranya Erny Mardiana dengan judul “Asal mula Kecamatan Parajurit Kulon”,  Eko Bahtiar Rohman dengan judul “ kisah Si kancil”, dan Lizmitrul Barara dengan judul “Perjalanan si Nando”.

Dalam kesempatan tersebut Ning Ita juga menyerahkan penghargaan berupa lukisan Foto Diri dan patung mahkota Ratu Tribhuwana Tungga Dewi kepada  perwakilan keluarga dari Penulis Cerita Dongeng Kota Mojokerto yakni alm. Ismaniasita dan alm. Trio F Rony.

Sementara Ketua DKD Kota Mojokerto Gaguk Tri Prasetyo ATD,MM mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bersama – sama melestarikan budaya mendongeng, menurutnya dongeng merupakan bagian dari warisan nenek moyang yang harus dilestarikan.

“Dengan berdongeng kita mengetahui apa saja cerita tradisional yang pernah ada, jangan sampai warisan cerita tradisional yang telah dibangun oleh nenek moyang kita terkubur oleh kemajuan zaman, oleh karena itu marilah kita budayakan lagi mendongeng.” Pesannya. (dit/nov/an)

 
Bagikan berita ini:

Berita Terkait: