Ning Ita, ajak OPD untuk Kreatif Berinovasi "Janjikan Reward Bagi OPD Pemenang Kovablik"

gambar utama
Walikota sosialisasikan Kopablik "Ki Mojo" bagi OPD-dit
MOJOKERTO – GEMA MEDIA : Wali Kota Mojokerto Ning Ita membuka Sosialisasi Kompetisi Inovasi Pelayanan Publik ‘Ki Mojo’ tahun 2021 pada Perangkat Daerah di Lingkungan Pemerintah Kota Mojokerto. Acara yang digelar di Ruang Nusantara dan Pendopo Graha Praja Wijaya Kantor Pemkot Mojokerto tersebut dihadiri Wakil Walikota Achmad Rizal Zakaria, Asisten Administrasi Umum Drs. Subambianto, M.Si, serta Kepala Bagian Ortala Setda Kota Mojokerto Dra. Siti Salbiyah, M.Si. Rabu (10/3/2021).

Dalam pengarahanya Ning Ita menyebutkan, guna meningkatkan kualitas pelayanan bagi masyarakat, setiap OPD diharuskan membuat minimal satu inovasi yang ada pada unit kerjanya. Hal tersebut sesuai dengan keinginan Pemerintah Kota Mojokerto sebagai ‘public service’ yang mengedepankan pelayanan kepada masyarakat secara maksimal.

Walikota saat menyampaikan paparan Ki Mojo-dit


“Dalam rangka pembentukan Inovasi Pelayanan Publik melalui pelaksanaan gerakan ‘one agency one inovation’ maka diwajibkan satu instansi menghasilkan minimal satu inovasi setiap tahunnya.” Tuturnya.

Sejak tahun 2018 silam, Pemerintah Kota Mojokerto telah berpartisipasi dalam ajang kompetisi inovasi pelayanan publik (Kovablik) baik pada tingkat provinsi Jawa Timur maupun tingkat Nasional. Beberapa penghargaan yang telah diraih pada tingkat Nasional diantaranya ‘Posko Paman’ yang merupakan inovasi dari Puskesmas Wates pada tahun 2019, serta inovasi ‘Gayatri’ (gerbang layanan terpadu dan terintegrasi) yang merupakan inovasi dari Dinkesppkb Kota Mojokerto.

Sementara pada tingkat Provinsi Jawa Timur, penghargaan Kovablik yang berhasil diraih oleh Pemerintah Kota Mojokerto diantaranya program ‘bapak samerto’ (bayar pajak pakai sampah di Kota Mojokerto) yang merupakan inovasi dari DLH Kota Mojokerto pada tahun 2018,dan inovasi ‘pete jawa rasa timun’ yang merupakan inovasi dari Upt. Puskesmas Gedongan.

secara virtual ditempat yang berbeda-dit


Menurut Ning Ita, Inovasi pada setiap OPD merupakan sebuah tolak ukur dalam keberhasilan pembangunan, sehingga inovasi yang dibuat benar – benar bermanfaat dan dapat dirasakan oleh warga Kota Mojokerto. Lebih lanjut Ning Ita menjajikan akan ada Reward bagi OPD yang berhasil menang dalam kompetisi pelayanan inovasi publik pada tingkat Kota.

“Dalam kompetisi ini akan saya ambil tiga kategori inovasi yang akan mendapatkan penghargaan sebagai inovasi yang terbaik yang selanjutnya akan diikutkan dalam lomba sinovik tingkat pusat yang diselenggarakan oleh Kemenpan – Rb.” Pungkasnya. (dit/an)
Bagikan berita ini:

Berita Terkait: