MOJOKERTO-GEMA MEDIA: Musyawarah Rencana Pembangunan (Musrenbang) tahun anggaran 2022, kini sudah memasuki tingkat Kecamatan yang sudah melalui proses awal yakni Musrenbang Kelurahan yang sudah dilakukan beberapa waktu lalu yang mendapat 122 usulan kegiatan. Musrenbang Kecamatan dilakukan guna membahas dan menyepakati usulan rencana kegiatan pembangunan Kelurahan yang menjadi kegiatan prioritas pembangunan wilayah Kecamatan.
Bertempat di Aula Kantor Kecamatan Magersari, Walikota Mojokerto Ika Puspitasari didampingi Kepala Bappedalitbang Kota Mojokerto Agung Moeljono, Kepala Dinas PUPRPRKP Mashudi dan Camat Magersari Bambang Mujiono. Selasa, (16/2/2021).
peserta Musrenbang Kecamatan Magersari duta 6 Kelurahan-jen
"Ada 7 prioritas pembangunan Kota Mojokerto yang salah satunya, peningkatan dan pemerataan kualitas pendidikan, kesehatan produktivitas dan daya saing ketenagakerjaan, serta pengentasan kemiskinan dengan penggunaan teknologi informasi penguatan infrastrukur untuk mendukung daya saing ekonomi dan peningkatan kualitas pelayanan dasar," ungkap Walikota Mojokerto Ika Puspitasari saat membuka Musrenbang Tingkat Kecamatan.
Lanjut Ning Ita, sapaan karib Wali Kota, pada arah kebijakan pembangunan Kota Mojokerto Tahun 2022 adalah penguatan sumber daya manusia dan penyediaan infrastruktur untuk mendukung pemerataan pembangunan yang berorientasi pada pendapatan daerah dan kesejahteraan masyarakat.
"Terkait skala prioritas yang sudah di seleksi oleh Bappedalitbang Kota Mojokerto, prioritas yang paling tinggi akan menjadi usulan yang diutamakan pada penganggaran dan pengadaan anggaran di tahun 2022," imbuhnya.
Tidak hanya itu, keterbatasan anggaran ini nanti yang akan kita bagi bagi mengikuti skala prioritas yang utama dan mengikuti tema tahunan dari Pemerintah Kota. "Ketika aset belum di serahkan ke Pemkot maka secara aturan perundang undangan pemerintah kota dilarang mengaangarkan," jelasnya.
Camat Magersari Bambang Mujiono menambahkan, usulan yang masuk untuk perencanaan tahun anggaran 2022 sebanyak 122 kegiatan dengan anggaran dana sebesar Rp 30.373.562.640 yang terdiri dari Anggaran fisik sebanyak 88 kegiatan dengan dana Rp 29.510.562.640, anggaran kegiatan ekonomi sebanyak 25 kegiatan dengan dana Rp 779.500.000, anggaran Sosial Budaya sebanyak 9 kegiatan dengan dana Rp 83.500.000.
"Dari rekapitulasi Musrenbang Kecamatan Magersari tahun 2022 sebanyak 134 usulan selanjutnya di verifikasi oleh mitra Bappedalitbang yang di terima 122 usulan, dan yang di tolak dengan alasan sebanyak 12 usulan," paparnya.
Bambang menambahkan, program prioritas tahun anggaran 2022 di Kecamatan Magersari antara lain Program pengendalian banjir, pembangunan IPLT, pembangunan infrastuktur, peningkatam perekonomian masyarakat, pengembangan sektor pariwisata dan pembangunan jaringan air bersih. (Jen/an)