LIVE STREAMING WAYANG POTEHI WARNAI PERAYAAN HARI IMLEK DI KOTA MOJOKERTO

gambar utama
Cyntia Handy Direktur Museum Gubug Wayang Kota Mojokerto-dok
MOJOKERTO-GEMA MEDIA :Perayaan Hari Imlek tahun 2021 kali ini akan diwarnai dengan pertunjukan Wayang Potehi. Mengingat masih suasana pandemi, maka pertunjukan ini akan digelar secara live streaming. Masyarakat bisa menyaksikan pegelaran wayang potehi ini yang disiarkan langsung dari pendopo Rumah Rakyat Jl. Hayam Wuruk 51 Kota Mojokerto.

Pertunjukan wayang budaya asli Cina ini merupakan kerjasama Pemerintah Kota Mojokerto dengan Museum Gubug Wayang dan akan menyajikan cerita dengan judul Laksamana Cheng Ho.

Cyntia Handy Direktur Museum Gubug  Wayang Kota Mojokerto saat dikonfirmasi via whatsapp menjelaskan, bahwa kegiatan yang dilakukan ini merupakan implementasi Harmony Award yang diperoleh Kota Mojokerto.  “Harmony award merupakan penghargaan dari Menteri Agama, salah satu indikatornya adalah keberhasilan Pemerintah Kota Mojokerto yang berhasil membina kerukunan antar umat beragama” terangnya.

Peringatan hari imlek ini menunjukan bahwa Kota Mojokerto penuh dengan rasa kebersamaan, toleransi, dan akulturasi yang tinggi. “Momen Imlek ini juga merupakan budaya yang perlu dilestarikan sama halnya seperti momen Lebaran dan Natal. Tak bisa dipungkiri bahwa masyarakat kita adalah multicultural”, ungkap Direktur ini.

Menurut Cyntia, Kota Mojokerto sesuai dengan tema yang di usung Walikota Mojokerto, yaitu Spirit Of Majapahit ini harus menjadi pedoman bagi kita dalam setiap aktivitas.  ”Kita bersama harus tunjukan bagaimana semangat persatuan dan kesatuan yang ada di Majapahit yang menjadi inspiransi Indonesia terbentuk diawal dalam konsep Nusantara. Kota Mojokerto walau merupakan kota terkecil tidak akan terasa kecil lagi jika kita bersama-sama punya Semangat Majapahit” jelasnya.

Lebih lanjut cyntia menuturkan, Wayang Potehi merupakan Wayang yang berasal dari Tiongkok, namun menariknya Wayang ini jauh lebih lestari di Jawa Timur.  Salah satunya terawat dengan baik di Museum Gubug Wayang Mojokerto, terdapat 1.000 Muka Wayang Potehi dan aneka wayang potehi lainnya yang tersimpan baik. Kelestarian salah satu ragam wayang di Indonesia ini menjadi kebanggan Kota Mojokerto tersendiri dalam menjaga kebudayaan. Walaupun ini merupakan kebudayaan etnis tionghoa, terdapat akulturasi yang luar biasa tersirat dari proses wayang ini. Mulai dari pengrajin, pemain, dan dalang mayoritas muslim dan non tionghoa. Inilah semangat yang perlu kita pegang. Dalam budaya kita tidak pernah dibeda-bedakan dan membedakan. Sebab berbicara budaya tidak berbicara aku dan kamu, kita berbicara tentang kita.

“Ayo kita gaungkan terus Semangat persatuan dan kesatuan dengan menjunjung nilai toleransi di Bumi Majapahit, Kota Mojokerto” pungkasnya.

Selain pertunjukan wayang potehi, perayaan tahun baru cina ini juga akan diselenggarakan pameran wayang potehi dari museum gubug wayang bertempat di pendopo Rumah Rakyat mulai tanggal 8 sd 12 februari 2021. (an/nop)
Bagikan berita ini:

Berita Terkait: