Neng Ita himbau kader agar menjaga lingkungan dan waspadai corona

gambar utama
Walikota Mojokerto Hj. Ika Puspitasari, S.E. saat memberi pengarahan pada Kegiatan PSN Serentak, di Aula Kecamatan Magersari (foto: jen)

MOJOKERTO - GEMA MEDIA, Pemberantasan Sarang Nyamuk (PSN) serentak kali ini dilakukan di Kecamatan Magersari Kota Mojokerto, yang diikuti oleh seluruh kader Kesehatan dari seluruh lingkungan di wilayah kerja Kecamatan Magersari Kota Mojokerto. Jum'at, (7/2/2020).




Walikota Mojokerto Hj. Ika Puspitasari, S.E. saat memberi pengarahan pada Kegiatan PSN Serentak, di Aula Kecamatan Magersari (foto: jen)




Kegiatan di hadiri oleh Walikota Hj. ika Puspitasari SE, Kepala Dinas Kesehatan, Kepala BNN Kota Mojokerto, Kepala BPJS Ketenagakerjaan Cabang Kota Mojokerto, dan Lurah serta Camat Magersari.





Di hadapan para kader kesehatan ini, Neng Ita sapaan akrab Walikota Mojokerto mengatakan, akhir-akhir ini curah hujan cukup tinggi, maka masyarakat Kota Mojokerto tetap terus menjaga kebersihan terutama jangan membuang sampah sembarangan, terutama di sungai.




"Saya menghimbau kepada ibu-ibu kader untuk terus memperhatikan lingkungan sekitar, selain melakukan penaburan bubuk abate, ibu-ibu juga bisa mengingatkan ke warga lainnya terlebih soal sampah, jangan sampai di buang ke sungai," tegasnya.


Neng Ita juga berpesan bahwa jangan sampai terjadi penumpukan sampah di sungai agar tidak terjadi banjir. Pemerintah Kota Mojokerto telah berupaya meminimalisir pembuangan sampah sembarangan melalui himbauan dan mengerahkan pasukan tenaga kebersihan untuk membersihkan sungai di beberapa titik. Selain itu dalam rangka meminimalkan resiko banjir, Pemerintah Kota Mojokerto juga sudah membangun ribuan Biopori agar air hujan bisa langsung meresap ketanah.

Ning Ita menghimbau, Selain terkait menjaga kebersihan lingkungan juga mengingatkan kader kesehatan agar waspada terhadap wabah virus mematikan Corona.Apabila terjadi gejala-gejala terserang virus Corona , secepatnya untuk dibawa ke fasilitas kesehatan terdekat.

"Dinas Kesehatan melalui penyuluh kesehatan melakukan sosialisai tentang gejala-gejala terjangkitnya virus Corona, oleh sebab itu jangan bosan bosan para kader untuk terus berinteraksi dengan lingkungan sekitar untuk menghindari meluasnya virus ini.", pungkasnya.(jen/at)











Bagikan berita ini:

Berita Terkait: