Walikota bersama 20 finalis didampingi dewan juri Gus Yuk Kota Mojokerto 2019
MOJOKERTO - (GEMA MEDIA) - Dinas Pemuda Olahraga Kebudayaan & Pariwisata (Disporabudpar) Kota Mojokerto menggelar Gus dan Yuk Tahun 2019. Final Gus dan Yuk digelar di Aloon-Aloon Kota Mojokerto. Rabu, (20/11/2019) malam. Final Gus dan Yuk tahun 2019 ada yang yang berbeda, karena ditahun-tahun sebelumnya final digelar di dalam gedung namun sekarang diadakan di ruang terbuka. Sebanyak 10 pasang finalis langsung memaparkan ide tentang pariwisata khususnya di Kota Mojokerto.
Dalam sambutannya Walikota Mojokerto, Hj Ika Puspitasari SE, keikutsertaan para finalis pada ajang gus dan yuk merupakan sebuah amanah dan kepercayaan, yang menuntut para peserta untuk tampil maksimal. "Pemilihan duta wisata Kota Mojokerto merupakan ajang untuk menggali potensi, ajang bereskpresi seni budaya, memupuk persaudaraan antar sesama kontestan, sekaligus untuk mencetak generasi muda Kota Mojokerto, dan mampu mempromosikan wisata Di Kota Mojokerto kedepan," ungkapnya.
Walikota Mojokerto Hj Ika Puspitasari SE saat memberikan arahan -an
Sehingga, lanjut Ning Ita, Gus dan Yuk menjadi duta wisata Kota Mojokerto yang dapat diandalkan di tingkat Jawa Timur maupun Nasional. Gus dan Yuk Kota Mojokerto juga sebagai salah satu kegiatan yang sangat positif untuk memperkenalkan potensi wisata di Kota Mojokerto.
"Sehingga dapat semakin menumbuhkan nasionalisme bangsa dan kecintaan terhadap Kota Mojokerto. Menyandang gelar bergengsi pada ajang pemilihan duta wisata gus yuk Kota Mojokerto merupakan suatu kebanggaan," katanya.
Namun gelar ajang tersebut akan lebih berarti apabila tidak hanya dirasakan oleh penyandang gelar semata. Tapi, hendaknya penyandang gelar ini mampu memberikan kontribusi positif bagi lingkungan sekitarnya. Terutama dalam hal pembangunan mental generasi dan menjadi pelopor membentengi generasi muda dari pengaruh Narkoba.
"Pesan saya dengan "Spirit Of Mojopahit"agar Gus dan Yuk Kota Mojokerto terus memperluas ilmu pengetahuan, baik itu bidang akademik di sekolah maupun bidang-bidang umum lainnya, dengan demikian Gus dan Yuk Kota Mojokerto merupakan orang-orang pilihan dan berkualitas," harapnya.
20 Finalis Gus Yuk 2019 Kota Mojokerto-an
Sementara itu, Kepala Dinas Pemuda, Olah Raga, Kebudayaan dan Pariwisata Kota Mojokerto, Novi Rahardjo menyampaikan sebelum malam penobatan para finalis Gus dan Yuk Kota Mojokerto sudah dikarantina di Kelurahan Kemasan, Kecamatan Prajurit Kulon.
"Karantina tujuannya untuk mendapatkan sejumlah pembekalan dari narasumber professional. Dengan pembekalan ini, diharapkan kualitas finalis semakin meningkat. Pemberian materi dalam ajang pemilihan duta wisata ini diharapkan bisa menjadi bekal seluruh peserta," tuturnya.
Yakni dengan materi meliputi Public Speaking, English for Tourism, keorganisasian IGY, kebudayaan dan pariwisata Kota Mojokerto, City Branding dan Perencanaan Pembangunan Kota Mojokerto, Beauty Class.
Turut hadir dalam malam penobatan Gus Yuk Kota Mojokerto tahun 2019, jajaran Forkopimda, Kepala OPD di lingkungan Pemerintah Kota Mojokerto dan juga para perwakilan Duta Wisata se-Jawa Timur, dan Raka-Raki Jawa Timur. (Jen/an)