MOJOKERTO : (GEMA MEDIA) : Pemerintah Kota Mojokerto kembali menggelar acara tahunan gelar festival 5000 layah dan dzikir Kebangsaan dalam rangka peringatan Maulid Nabi Muhammad. Acara tersebut digelar di Lapangan Raden Wijaya, Kelurahan Surodinawan,Kecamatan Prajurit Kulon , Jum’at (22/11/2019).Tahun ini tema yang diambil adalah “ Dengan Maulid Nabi Muhammad SAW kita bangkitkan semangat millenial menuju insan kamil masa depan “ .
5000 tumpeng layah diangkat Wakil Walikota diikuti seluruh undangan
Kegiatan ini diawali dengan lantunan ayat suci Alqur’an, sholawat Nabi, dzikir bersama-sama dipimpin Kh.Fakih Usman. Selain itu juga unjuk kebolehan menampilkan kesenian reog Ponorogo dan penampilan music patrol dari Madura sebagai pengiring tumpeng raksasa.
Wakil Walikota Mojokerto, Ahmad Rizal Zakaria mewakili Walikota Mojokerto Hj.Ika Puspitasari, SE, dalam sambutannya mengatakan bahwa kegiatan yang digelar ini merupakan bentuk kecintaan kepada Nabi Muhammad SAW dan wujud syukur atas kenikmatan yang diperoleh sekaligus sebagai sarana silaturahim pemkot mojokerto dengan seluruh elemen masyrakat.
Kepala OPD dan seluruh undangan bersollawat Nabi
Dengan memperingati maulid Nabi Muhammad inilah merupakan momen penting untuk sejenak kita merenung dan belajar dari kisah perjuangan Rosululloh , bagaimana beliau mengajak orang beriman dan beraklaq mulia melalui sebuah proses yang sangat panjang. Perjuangan Rosululloh inilah yang harus kita jadikan I’tibar / pelajaran bagi kita semua , bekerja secara totalitas demi kemaslahatan umat. Hal ini dapat kita wujudkan melalui peningkatan kualitas sumber daya manusia.
Wakil walikota Mojokerto menambahkan bahwa tahun 2020 Pemerintah Kota Mojokerto mengagendakan pembangunan dengan mengangkat tema “ Peningkatan Sumber Daya Manusia untuk meningkatkan kemandirian daya saing perekonomian daerah serta peningkatkan kesejahteraan masyarakat, maka tema ini sangat penting untuk menggelorakan semangat perjuangan membangun Kota Mojokerto khususnya bagi generasi milleneal. Ungkap Wakil Walikota.
Wakil Walikota Ahmad Rizal Zakaria menyerahkan pemotongan tumpeng raksasa kepada KH. Fakih Usman
KH. Nurhadi atau lebih dikenal mbah bolong dalam ceramah agamanya mengajak umat muslim di Kota Mojokerto selalu berdzikir mengingat Allah sebaiknya di lakukan setiap saat, baik secara lisan maupun dalam hati. Artinya kegiatan apa pun yang dilakukan oleh seorang Muslim sebaiknya jangan sampai melupakan Allah SWT. Di mana pun seorang Muslim berada, sebaiknya selalu ingat kepada Allah SWT, sehingga akan menimbulkan cinta beramal saleh kepada Allah SWT, serta malu berbuat dosa dan maksiat kepadanya. Para ulama dan pemimpin di Kota Mojokerto diajak memiliki sifat jujur dan mempunyai mental seperti Rasullullah karena Rasulullah adalah figur teladan yang sangat mulia. Acara dilanjutkan Pemotongan tumpeng raksasa setinggi 1,5 meter oleh Wakil Walikota Ahmad Rizal Zakaria diserahkan kepada KH. Fakih Usman.(yuk).