Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Kota Mojokerto Drs. R. Happy Dwi Prasetyawan, M.Si, membuka bimtek dan memberikan sambutan
MOJOKERTO – GEMA MEDIA : Senin, Nopember 2019 Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Kota Mojokerto menggelar acara Bimbingan Teknis Pembuatan Pakan Mandiri, bertempat ruang pertemuan DKPP, Jalan Suromulang Kelurahan Surodinawan Kecamatan Prajurit Kulon. acara tersebut digelar terkait dengan pengelolaan budidaya ikan, biaya pakan menempati hamper 70 % dari total biaya produksi budidaya ikan serta harga pakan buatan pabrik selalu cenderung mengalami kenaikan . Salah satu cara untuk mengatasi kendala ketergantungan pada pakan buatan pabrik adalah dengan cara pembuatan pakan mandiri , baik yang dilakukan secara swadaya oleh pembudidaya ikan maupun mengajukan permohonan bantuan hibah peralatan dan bahan pembuatan pakan dari pemerintah.
Drs. Supriyanto Kepala Bidang Peternakan dan Perikanan DKPP Ketua Penyelenggara Bimtek menyampaikan laporan
Maka dalam bimtek yang berlangsung selama 2 hari yaitu Senin tanggal 11 Nopember 2019 bertempat di Ruang Pertemuan DKPP menghadirkan 2 narasumber yakni Barkah Dwi Dwi Hatmoko, SH dari Kejaksaan Negeri Mojokerto menyajikan materi Peraturan Bantuan Hibah Pemerintah dan narasumber kedua Iwan Suisanto S.Pi dari Dinas Kelautan dan Perikanan Provinsi Jawa Timur menyajikan materi Teknik Pembuatan Pakan Mandiri. Sedangkan hari selasa besuk tanggal 12 Nopember 2019 dilanjutkan materi praktek pembuatan pakan mandiri dari Pokdakan. Ungkap Drs. Supriyanto Kepala Bidang Peternakan dan Perikanan DKPP Ketua Penyelenggara Bimtek.
Tujuan kegiatan Bimbingan Teknis Pembuatan Pakan Mandiri menurut Supriyanto, pertama untuk meningkatkan pengetahuan ketrampilan pembuatan pakan mandiri. Kedua untuk mengurangi ketergantungan menggunakan pakan pabrikan yang cenderung semakin mahal harganya dan ketiga untuk menekan biaya produksi budidaya ikan terutama sector pakan sehingga dapat meningkatkan penghasilan. Diharapkan melalui kegiatan ini dapat terwujud masyarakat yang mandiri dan sejahtera sebagaimana visi misi Kota Mojokerto,” kata Supriyanto
Acara dibuka Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Kota Mojokerto Drs. R. Happy Dwi Prasetyawan, M.Si, dalam sambutannya sesuai visi Misi Kepala Daerah Walikota Mojokerto yaitu terwujudnya Kota Mojokerto yang berdaya saing, mandiri, demokratis, adil makmkur – sejahtera dan bermartabat dan sesuai misi ke-empat mewujudkan ekonomi daerah yang mandiri, berdaya saing berkeadilan dan berbasis pada ekonomi kerakyatan melalui peningkatan fasilitas pembangunan infrastruktur daerah.
Barkah Dwi Dwi Hatmoko, SH dari Kejaksaan Negeri Mojokerto menyajikan materi Peraturan Bantuan Hibah Pemerintah
Terkait dengan hal tersebut Kelompok Pembudidaya Ikan (Pokdakan) yang sudah memiliki sarana berupa kolam ikan dan bantuan benih dari DKPP dan telah menerima bantuan /paket alat memproduksi pakan ikan secara mandiri hendaknya dapat dimanfaatkan secara baik agar produksi lebih banyak dengan kualitas ikan yang lebih bagus.
R.Happy menambahkan keberadaan Kelompok Pembudidaya Ikan di Kota Mojokerto harus bisa bersaing dengan daerah-daerah lain seperti lamongan, Tuban, Pacitan dan Banyuwangi. Dalam hal ini harus ada inovasi baru dari Pokdakan dan bentuklah Koperasi . Karena pada dasarnya kami ingin mendorong para petani ikan agar meningkatkan produksi dan produktivitas usaha budidaya perikanan yang selama ini telah mereka jalankan, Sehingga bantuan sarana yang sudah diberikan ini hasil produksi pembudidaya ikan meningkat dan dapat memenuhi kebutuhan pasar di Kota Mojokerto sehingga misi ke - 4 Walikota Mojokerto tentang memajukan ekonomi daerah yang mandiri dapat terwujud. Harap R. Happy.
Salah satu peserta bimtek mengajukan pertanyaan
Selama bintek berlangsung, Pokdakan terlihat antusias dengan banyaknya pertanyaan yang diajukan kepada kedua narasumber baik terkait dengan pelaksanaan hibah maupun tehnik pemberian pakan ikan mandiri.(yuk).