MOJOKERTO-GEMA MEDIA : Bertempat di Aula Sekolah, SMK Negeri 1 Kota Mojokerto menggelar workshop terkait dengan sekolah Adiwiyata. Materi yang dibahas adalah terkait ramah lingkungan dan kantin sekolah.
Edy Sutopo dari Dinas Lingkungan Hidup Kota Mojokerto selaku narasumber menjelaskan, whorkshop kali ini diselenggarakan dalam rangka mewujudkan Gerakan Sekolah Peduli dan Berbudaya Lingkungan Hidup (GSPBLH). Selain itu juga untuk mempersiapkan sejak dini menuju sekolah Adiwiyata tingkat Kota.
para narasumber dan pihak sekolah-an
Untuk sementara Bank Sampah masih dalam tahap penataan administrasi untuk kesiapan warga sekolah dengan adanya workshop ini sebagai tahap memulai untuk menuju dan melakukan Gerakan Sekolah Peduli dan Berbudaya Lingkungan Hidup sekaligus Adiwiyata.
Workshop Adiwiyata kali ini dibuka oleh Wakasek Sarpras Yunan Irmantono,M.Pd. Menurut Wakasek workshop kali ini sebagai persiapan agar tahun depan ketika akan mengikuti program Adiwiyata paling tidak dapat mempersiapkan diri baik secara administrasi maupun sarpras yang ada. Setelah Pengenalan ini akan ditindaklanjuti kemudian dengan melakukan pembekalan kembali kepada Guru dan Siswa agar Program yang akan dilakukan oleh SMKN 1 ini dapat berjalan sesuai dengan rencana.
Edy Sutopo -Narasumber dari DLH-an
Materi lain disampaikan oleh Susilawati, S.Psi,M.Si Kepala Bidang Kesehatan Masyarakat dari Dinas Kesehatan Kota Mojokerto tentang Kantin Sekolah Sehat. Masalah kantin sehat, bukan hanya masalah kebersihan tetapi menu yang dijual harus bebas dari bahan berbaya. Misalnya roda min, pewarna makanan dan penyedap yang dilarang. Anak-anak sekoah juga diajarkan bagaimana mengeloka Posko Paman , yaitu program oke singkirkan kesakitan diare pangan aman dan air minum aman. (an)