Walikota Mojokerto meninjau stand pameran pendidikan
MOJOKERTO - (GEMA MEDIA) - Salah satu point' penting dalam pembangunan daerah ialah meningkatnya sumber daya manusia. Dengan dasar itu, Pemkot Mojokerto melalui Dinas Pendidikan Kota Mojokerto menggelar festival bahasa yang diselenggarakan di kawasan pendidikan, Jalan Irian Jaya, Perum Gatoel, Kecamatan Kranggan, Kota Mojokerto, Minggu (6/10/2019).
Dalam kesempatan ini, Walikota Mojokerto beserta Wakil Walikota yang hadir didampingi Kepala Dinas Pendidikan serta beberapa kepala OPD, meninjau stand pameran pendidikan yang digelar bersamaan dengan permainan tradisional.
Kedatangan Walikota Mojokerto bersama suami disambut tamu undangan dalam acara pestifal bahasa
Dalam sambutannya, Walikota Mojokerto menyampaikan, pembangunan sumber daya manusia menjadi prioritas utama. Untuk itu, Pemkot Mojokerto sangat mendukung dan menyupport kegiatan festival bahasa dan pencanangan kawasan pendidikan.
"Hal ini sangat penting dilaksanakan sebagai bentuk peningkatan mutu pendidikan di Kota Mojokerto," kata Walikota Mojokerto.
Walikota Mojokerto menambahkan bahwa di Kota Mojokerto ini banyak potensi pendidikan yang harus terus digali dan diberdayakan, yang mana jika semua potensi itu bisa diakomodir dan dilakukan pendampingan dengan baik maka kita akan mendapatkan hasil yaitu sumber daya manusia yang sangat luar biasa.
Acara hiburan dari salah satu peserta festival bahasa kawasan pendidikan
Sementara itu, secara terpisah, Kepala Dinas Pendidikan Kota Mojokerto, Amin Wachid mengatakan bahwa kegiatan ini Sebagai stimulan untuk peningkatan mutu pendidikan, baik secara spirit maupun materiil. Dengan kegiatan ini diharapkan nantinya, setiap lembaga pendidikan yang berada khususnya di lingkungan wilayah Kecamatan Kranggan dan di kota Mojokerto pada umumnya, mampu memberikan kontribusi yang bermanfaat dunia pendidikan.
"Dengan keberadaan kawasan pendidikan ini, diharapkan menjadi pemantik pertumbuhan dunia pendidikan yang berkualitas tinggi," kata Amin.
Selain festival bahasa dan stand pameran pendidikan, dalam kegiatan ini juga diadakan berbagai macam permainan tradisional. ada 12 jenis permainan tradisional yang dimainkan oleh puluhan siswa Sekolah Dasar.
Bazar Tim Penggerak PKK Kota Mojokerto ikut mensukseskan acara kawasan pendidikan Kelurahan Kranggan Festival Bahasa 2019
"Memunculkan lagi permainan tradisional ini bertujuan untuk menyiasati ruang bermain yang semakin sempit. Selain itu, juga untuk mengalihkan perhatian anak-anak yang saat ini sudah tertuju pada kecanggihan teknologi seperti gadget," pungkasnya.
Harapan besar dari Pemkot Mojokerto melalui dunia pendidikan, terciptanya generasi-generasi dengan daya saing tinggi, berkualitas dan bermanfaat bagi pembangunan khususnya di Kota Mojokerto dan bagi Negara Kesatuan Republik Indonesia pada umumnya. Pada acara tersebut untuk meningkatkan pembangunan dibidang pendidikan telah dilakukan MoU antara Walikota Mojokerto dengan Yayasan Mayjen Sungkono(Ron/yuk).