UNIVERSITAS MAYJEN SUNGKONO MOJOKERTO SIAP MENGHADAPI REVOLUSI INDUSTRI 4.0, INI KATA REKTOR SAAT WISUDA SARJANA KE 32

gambar utama
Prosesi Wisuda oleh Rektor Unimas -an
MOJOKERTO – GEMA MEDIA : Universitas Mayjen Sungkono (Unimas) Mojokerto siap menghadapi revolusi industrI 4.0. Suka atau tidak, Perguruan tinggi saat ini dihadapkan dengan tantangan untuk mempersiapkan dan melengkapi SDM dengan kompetensi serta keterampilan yang tepat dalam menghadapi revolusi industry 4.0, agar terus mampu berkontribusi terhadap pertumbuhan ekonomi dan kesejahteraan  bangsa. Demikian kata Hery Setiawan, SH,M.Si Rektor Unimas Mojokerto saat memberikan pidato ilmiah dalam acara Wisuda Sarjana ke 32 di Gor Seni Mojopahit, rabu 25/9/2019.

Lebih lanjut Hery menjelaskan, kuantitas bukan lagi menjdi indikator utama bagi suatu perguruan tinggi dalam mencapai kesuksesan, melainkan kualitas lulusnya. “Kesuksesan sebuah negara dalam menghadapi revolusi industrib4.0 erat kaitanya dengan inovasi yang diciptakan oleh sumber daya yang berkualitas sehingga Perguruan Tinggi  wajib dapat menjawab tantangan untuk menghadapi kemajuan teknologi dan persaingan dunia kerja di era globalisasi”,katanya.

Wisudawan dan wisudawati di Gor Seni Mojopahit-an


Dalam menciptakan sumber daya yang inovatif dan adaptif lanjut Hery, terhadap teknologi, diperlukan sarana dan prasarana pembelajaran dalam hal teknologi informasi, internet, analisis big data dan komputerisasi. Perguruan tinggi yang menyediakan infrastruktur pembelajaran tersebut diharapkan mampu menghasilkan lulusan yang terampil dalam aspek literasi data,literasi teknologi, dan literasi manusia. Tantangan berikutnya kata Hery, rekontruksi kurikulum pendidikan tinggi yang responsive terhadap revolusi industri juga diperlukan seperti desain ulang kurikulum dengan pendekatan humas digital dan keahlian berbsis digital.

Sementara itu Hendro Suwono, SH,MH ketua Yayasan Pendidikan dan Sosial Mayjen Sungkono menuturkan,di era globalisasi dan keterbukaan seperti sekarang ini yang ditandai dengan perubahan-perubahan yang begitu cepat, dengan sendirinya menuntut kita untuk beradaptasi dengan perubahan-perubahan tersebut.  Dalam dunia yang sarat dengan kemajuan ilmu pengetahuan dan perkembangan teknologi diperlukan sumber daya yang kreatif, dinamis yang handal baik dari segi kemampuan akademis, teknis maupun keterampilan komunikasi interpersonal. “sumber daya manusia bercirikan seperti itulah yang kami yakini ada pada diri kalian semua, karena kalian sudah mampu melewati penggemblengan secara akademis maupun moral dan mental intelektual di kampus Unimas” terang Hendro.

Walikota Mojokerto dan Sekdakot serta para tamu undangan-an


Dalam wisuda kali ini sebanyak 357 wisuda terdiri dari fakultas hukum sebanyak  57 orang, Fakultas ekonomi 254 orang, Fakultas Pertanian 36 orang.  Hadir pula Forum komunikasi pimpinan daerah, lembaga layanan pendidikan tinggi wilayah VII Jawa Timur, para Dekan dan Dosen, pengurus senat mahasiswa serta para orangtua Wisudawan/Wisudawati. Wajah binar-binar gembira tak bisa ditutupi oleh para sarjana baru ini karena mereka dapat lulus dari sebuah Perguruan Tinggi yang sudah berakreditasi B, tentu ini sangat membanggakan semua pihak.

Kehadiran Walikota Mojokerto, HJ.Ika Puspitasar, SE pada event penting ini juga membawa angin segar. Walikota menyampaikan bagi lulusan Unimas yang memiliki keterampilan bidang IT dengan  IP 3,5 akan diundang oleh Walikota dalam diskusi khusus. “ lulusan Unimas yang memiliki keterampilan bidang IT dengan IP 3,5 Saya mengundang anda untuk diskusi membahas tentang kemajuan Kota Mojokerto kedepan sesuai dengan keilmuan yang saudara miliki” kata Walikota.

Wisuda bukanlah akhir dari proses pendidikan, justru merupakan awal tanggungjawab pada diri sendiri, keluarga, masyarakat dan dunia kerja. Tantangan kedepan ada pada diri anda semua, tantangan bukanlah penghambat tetapi sebagai motivasi untuk lebih maju dalam menaklukan di dunia usaha. Jadikanlah wisuda ini sebagai titik awal untuk meningkatkan pengembangan Kesuksesan. Pemkot Mojokerto membutuhkan SDM yang unggul untuk berpartisipasi membagungun  kota yang kecil dan mampu berdaya saing, tegas  Walikota.(an)

 
Bagikan berita ini:

Berita Terkait: