narasumber drg Vitria Dewi M.Si bersama peserta kegiatan pertemuan lintas sektor
MOJOKERTO (GEMA MEDIA) : Keberadaan Taman Posyandu dinilai sangat penting karena untuk mendampingi para ibu hamil mulai tahap kehamilan hingga anak balita, atau yang sering disebut 1000 hari pertama kehidupan yang dapat mencegah terjadinya stunting. Terkait dengan hal tersebut TP PKK Kota Mojokerto melalui Pokja IV menggelar kegiatan pertemuan lintas sector / lintas program Taman Posyandu Tingkat Kota. Agenda pertemuan kali ini digelar di Ruang Rapat Bappeko, jalan Jawa, Selasa (24/9/2019), dihadiri oleh Kepala Dinas Kesehatan, Kepala Dinas P3AKB, Kepala DKPP, Kepala Dinas Pendidikan, Kepala Dinsos dan Kepala Kemenag Kota Mojokerto.
Ketika membuka acara Siti Fauziah Anwar Wakil Ketua TP PKK Kota Mojokerto mewakili Hj. Nur Chasanah Acmad Rizal Ketua TP PKK Kota Mojokerto dalam sambutannya mengatakan bahwa di Kota Mojokerto dari 167 Posyandu yang sudah terbentuk Taman Posyandu sebanyak 101 atau 60,47 % dengan strata optimal sebanyak 74 %.
Siti Fauziah Anwar Wakil Ketua TP PKK Kota Mojokerto ketika membuka kegiatan pertemuan lintas sektor
Saya berharap dengan adanya pendampingan Taman Posyandu yang dilakukan oleh kader – kader yang sudah terlatih akan meningkatkan jumlah taman taman posyandu, meningkatnya strata optimal taman Posyandu serta terpantaunya stimulasinya dan mengoptimalkan kegiatan deteksi dini tumbuh kembang anak bayi dan balita.
Dengan adanya kegiatan pertemuan lintas sector / lintas program Taman Posyandu Tingkat Kota ini Posyandu yang belum optimal dapat dioptimalkan pelaksanaan taman Posyandu di Tingkat Kota, sehingga derajat kesehatan masyarakat dapat ditingkatkan melalui layanan kesehatan paripurna baik pemenuhan gizi, pendidikan dan stimulasi untuk menciptakan SDM yang sehat, cerdas dan produktif.
Siti Fauziahpun berpesan agar PKK sebagai organisasi yang keberadaannya sampai ke Dasa Wisma harus terus bergerak dan berperan aktif menggalakkan Taman Posyandu, anggota PKK turun aktif ke Dasa Wisma melakukan sosialisasi cegah stunting yang mencakup pendampingan terhadap ibu hamil, pemberian ASI ekslusif, pola asuh anak, isi piringku serta pentingnya tablaet tambah darah bagi remaja.harapnya.
peserta kegiatan peertemuan lintas sektor
Narasumber ,drg Vitria Dewi M.Si dari Dinas Kesehatan Propinsi Jawa Timur menyajikan materi optimalisasi Taman Posyandu bagi lintas Program dan lintas sector sedangkan Susilawati, S.Psi.Msi Kepala Bidang Kesejahteraan Keluarga Dinas Kesehatan Kota Mojokerto sekaligus Ketua Pokja IV TP PKK Kota Mojokerto menyajikan tentang fakta Posyandu di Kota Mojokerto. Melalui pertemuan ini, dia berharap agar fungsi dan kinerja Posyandu dapat meningkat baik dari aspek manajemen, aspek program, aspek kelembagaan, aspek personil dan SDM pengelola posyandu.(yuk).