Dikunjungi Tamu Dari 14 Negara, IKM Kota Mojokerto Perlu Melakukan Pembenahan

gambar utama
Rombongan Colombo Plan dan Disperindag Provinsi Jatim-ron
MOJOKERTO - (GEMA MEDIA) - Pengalaman berharga didapatkan oleh pelaku Industri Kecil Menengah (IKM) di Kota Mojokerto. Pasalnya pada hari Rabu (10/7/2019), pelaku IKM mendapat kunjungan Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Provinsi Jawa Timur bersama rombongan Colombo Plan.

Kunjungan mobil pelayanan dari disperindag Provinsi Jatim ini langsung menuju ke Kantor Disperindag Kota Mojokerto, Jalan Raya Meri, Kecamatan Kranggan, Kota Mojokerto. Bersama itu pula, rombongan dengan nama Colombo Plan yang terdiri dari perwakilan 14 negara ikut serta.

Rombongan sedang memilih produk IKM Kota Mojokerto-ron


Menurut Mahmuji, Kasi Pelayanan Teknis UPT Mamin dan Kemasan Sidoarjo Disperindag Provinsi Jawa Timur, kegiatan ini adalah program rutin yang memang menjadi salah satu tugas dan fungsi dari Disperindag Provinsi Jatim yaitu memberikan pelayanan kepada IKM Mamin di Kota Mojokerto untuk memperbaiki desain kemasannya.

"Tujuannya untuk bisa membuat desain kemasan makan minum yang lebih mempunyai daya tarik tersendiri bagi konsumen," kata Mahmuji.

Lebih lanjut, pihaknya menjelaskan bahwa kebanyakan mamin dalam kemasan yang diproduksi oleh IKM masih sangat sederhana dan kurang menarik. Jadi sangat disayangkan jika kualitas rasa dari mamin tersebut sudah baik namun dalam pengemasannya terlalu sederhana.

"Terkait dengan kemasan mamin, kita memberikan pelayanan konsultasi agar bisa lebih baik dan menarik. Jika kemasannya sudah mempunyai daya tarik, maka peluang IKM mamin untuk berkembang akan lebih besar," ujarnya.

Sementara itu, rombongan Colombo Plan yang dipimpin Kasubag  Kerjasama Teknik Selatan-Selatan dan Trialngular Multilateral,  Kementerian Sekretaris Negara, Vimala, terdiri dari pelaku industri kecil menengah dari 14 negara. Diantaranya dari Bhutan, Nepal, Pakistan Brunei Darussalam, Laos dan negara-negara Asia Pasifik lainnya.

"Adanya rombongan ini adalah bentuk pelatihan internasional yang diselenggarakan oleh Pemerintah Indonesia bekerjasama dengan negara-negara berkembang lainnya," kata Vimala.

Pelatihan ini, lanjutnya, adalah program yang sudah lama diselenggarakan, saat ini adalah yang kedua di tahun ini, masih ada 4 kali lagi di tahun 2019. Pemerintah infonesia sudah lama melakukan kerjasama ini, terlebih dengan organisasi dengan nama Colombo Plan yang memang khusus bergerak dibidang industri kecil menengah."Untuk kali ini, tujuan kita memang Jawa Timur. Karena rekomendasi dari Kementerian Perdagangan yang kami dapat, bahwa untuk IKM yang mengalami perkembangan pesat ialah Jawa Timur," ungkapnya.

Masih Vimala, di Disperindag Sidoarjo ada pelayanan mobil konsultasi untuk IKM dan saat ini ada jadwal kegiatan di Mojokerto, maka kami membawa rombongan ke Kota Mojokerto guna melihat perkembangan IKM di sini. "Kami sangat bersyukur melihat IKM di sini dan ternyata cukup memuaskan bagi rekan-rekan rombongan dari Colombo Plan. Mereka tadi sangat menikmati hasil produk IKM dan ada juga yang membelinya," papar Vimala.

Melihat banyaknya pilihan produk mamin yang dipamerkan oleh pelaku IKM di Kota Mojokerto, rombongan Colombo Plan memberikan apresiasi positif. "Produk dan kreasinya sangat variatif, untuk kualitas rasa juga enak, namun ada yang harus dibenahi dari bentuk kemasan. Tapi hal itu bisa segera mendapat perhatian khusus apalagi sudah ada mobil pelayanan dari disperindag Provinsi Jawa Timur," pungkasnya.(Ron/an)
Bagikan berita ini:

Berita Terkait: