APEKSI KE – XIV DI SEMARANG BAHAS ALOKASI PENGUATAN ANGGARAN DAERAH

gambar utama
. Walikota Mojokerto saat mengikuti Rakernas Apeksi Ke XIV
SEMARANG, - (GEMA MEDIA) - Rakernas Asosiasi Pemerintah Kota Seluruh Indonesia (APEKSI) ke XIV yang diselenggarakan di Kota Semarang, (3-5/7/2019), dihadiri 92 Walikota seluruh Indonesia dari 93 Walikota dan 5 Walikota Administratif yang diundang. Rakernas berlangsung di Ballroom PO Hotel, Jalan Pemuda, Kota Semarang dihadiri juga Menteri Dalam Negeri, Menpan RB, Gubernur Jawa Tengah, dan pejabat tinggi lainnya serta Forkopimda Provinsi Jawa tengah.

Dalam sambutannya, Ketua Dewan Apeksi, Hj. Airin Rahmi Diani  menyampaikan pada rakernas kali ini point penting yang menjadi pembahasan ialah bagaimana pemerintah kota mampu menerapkan strategi penguatan alokasi anggaran pemerintah daerah untuk mendukung profesionalitas aparatur dan kemandirian daerah.

"Diharapkan kegiatan rakernas bisa dimanfaatkan dengan sebaik-baiknya untuk bisa menyampaikan segala permasalahan yang dihadapi di kota Masing-masing," Kata Airin

Lebih lanjut, pihaknya berharap adanya tukar pemikiran dan pengalaman diantara walikota serta disalurkannya semua aspirasi ke pemerintah pusat, dalam hal mendagri sebagai naungan tertinggi dari pemerintah daerah.

Suasana opening ceremony apeksi ke XIV di PO Hotel Semarang


Sementara itu, Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo, SH, M.IP. memberikan arahan terkait dengan kondisi saat ini yang mana Pertumbuhan pembangunan sudah semakin pesat dan hal itu sangat berdampak besar bagi sendi-sendi perekonomian rakyat.

"Kita harus memanfaatkan infrastruktur yang sudah terbangun dan mengisinya dengan tujuan peningkatan perkonomian rakyat," ungkap Ganjar.

Lebih dari itu, lanjutnya, adapun strategi khusus untuk meningkatkan pertumbuhan perekonomian rakyat dengan memberikan kesempatan investor untuk masuk.

Di sisi lain, Mendagri Tjahyo Kumolo, SH, memberikan gambaran tentang percepatan administrasi pelayanan publik yang lebih baik. Dimana saat ini, program smart city semakin kencang dihembuskan untuk bisa diterapkan secara utuh.

"Pertumbuhan otoda, membutuhkan kreativitas dan inovasi berbasis kearifan lokal, dukungan infrastruktur, sinergitas pemerintah kota melalu apeksi akan berdampak positif bila disinergikan dengan pemerintah pusat, dan pemerintah kota harus bisa mempertahankan identitas diri," ungkap Tjahyo.

Rangkaian Apeksi selama tiga hari diantaranya Rakernas yang di selenggarakan saat ini, dilanjutkan dengan city tour, city expo, carnival nigth, ladies progres dan lain-lain. (Ron/yuk).
Bagikan berita ini:

Berita Terkait: