Kepala BNN Kota Mojokerto melakukan tes urin ASN di lingkungan Pemkot Mojokerto-ron
MOJOKERTO - (GEMA MEDIA) - Sekitar 200 ASN esselon II dan III di lingkungan Pemkot Mojokerto menjalani tes urin secara mendadak. Tes urin dari Badan Narkotika Nasional (BNN) Kota Mojokerto ini dilaksanakan di ruang loby Kantor Pemkot Mojokerto, Jalan Gajah Mada No. 145, Kota Mojokerto, Selasa (30/4/2019) sore.
Kepala BNN Kota Mojokerto, AKBP Suharsi, menyampaikan kegiatan ini dimaksudkan sebagai bentuk komitmen Pemkot Mojokerto sudah melakukan kegiatan eksternal terkait dengan dukungan Pencegahan dan Pemberantasan Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkoba (P4GN). “Sebelum menuju ke P4GN tersebut, di wilayah internal harus bebas narkoba terlebih dulu," kata Suharsi.
AKBP Suharsi sedang memeriksa hasil tes-ron
Kegiatan tes urin bagi ASN ini merupakan kewajiban mengacu pada instruksi presiden untuk melaksanakan P4GN di wilayah internal. Untuk target tes urin sendiri meliputi beberapa indikasi. "Diantaranya ganja, THC, Anvetamin, fetametamin atau sabu dan morfin," imbuhnya.
Masih lanjut Suharsi, untuk sementara saat ini hasilnya negatif. Tadi ada yang terindikasi narkoba, tapi itu adalah efek dari obat-obatan yang dikonsumsi. Seperti obat jantung, kencing manis, asma dan obat alergi. "Untuk yang terindikasi obat, sudah kita sendirikan. Karena ada kalanya terjadi fals positif atau positif palsu yang mengarah pada THC, metavetamin dan benzo," paparnya.
Secara umum, hasil tes urin kali ini tidak yang benar-benar mengarah pada hasil positif pengguna narkotika. "Semua negatif dan bagi yang mengonsumsi obat-obat, sudah melakukan konfirmasi terlebih dahulu," pungkasnya. (Ron/an)