236 CPNS Kota Mojokerto Terima SK, Pemkot Akan Buka Peluang Bagi P3K

gambar utama
MOJOKERTO - (GEMA MEDIA) - Sebanyak 236 CPNS yang lulus dalam tes kepegawaian beberapa waktu lalu, saat ini telah menerima Surat Keputusan (SK). Penerimaan SK ini dilaksanakan di Convention Hall Hotel D'resort, Jalan Raya Bypass, Kota Mojokerto, Jawa Timur, Kamis (25/4/2019). Dalam pengarahannya, Walikota Mojokerto, Ika Puspitasari, SE, menyampaikan ucapan selamat bagi seluruh peserta yang telah lulus dalam tes kepegawaian tersebut. "Yang dibutuhkan dalam pembangunan daerah ialah tenaga-tenaga Aparatur Sipil Negara (ASN) yang mempunyai integritas tinggi, loyal, akuntabel dan profesional," kata Ning Ita, sapaan akrab Walikota Mojokerto.

Masih katanya, ASN yang saat ini sudah lolos penjaringan diharapkan betul, mampu menjadi operator-operator handal sesuai dengan bidangnya masing-masing. Karena proses penjaringannya pun sangat selektif dan obyektif.  "Saya sangat bersyukur, karena sistem yang dibuat oleh pemerintah pusat (BKN dan Kemenpan RB,red) Mulai dari tahapan peluang formasi, proses seleksi, soal ujian hingga penentuan penilaian dan kelulusan, semua diatur oleh pemerintah pusat," paparnya.

Walikota Mojokerto, Ika Puspitasari saat memberikan arahan dan pesan kepada seluruh CPNS-ron


Bagi Ning Ita, sistem ini sangat membantu pemerintah daerah yang tidak lagi menangani soal penjaringan ASN. Selain itu, dengan sistem ini maka praktek-praktek seperti istilah titipan atau pesanan tidak akan lagi bisa dilakukan.  "Ini lebih fair, setiap ASN yang diterima sesuai kualifikasinya," cetusnya.

Disisi lain, dengan diterimanya 236 CPNS ini, bukan berarti kebutuhan ASN di Kota Mojokerto sudah tercukupi. Menurut Ning Ita, kebutuhan ASN di Pemkot Mojokerto masih banyak. Namun tidak serta merta harus membuka lowongan dengan bebas, melainkan tetap menggunakan skala prioritas. "Penerimaan kemarin lebih spesifik pada bidang pendidikan, kesehatan, penyuluh pertanian dan inspektorat," tambahnya.

Untuk tahun ini, lanjut Ning Ita, Pemerintah membuka tiga kali lowongan menjadi ASN. Diawal tahun yang menjadi target ialah K1 dan untuk waktu kedepan akan dibuka dua peluang kerja lagi yaitu bagi ASN dan P3K. "Untuk peluang yang kedepan itu, kita sudah diberikan jatah sekitar 140 job vacancy. Dari 140 job tersebut, akan saya prioritaskan sesuai dengan visi misi Kota Mojokerto. Jadi perekrutan nanti prioritas pada bidang infrastruktur dan layanan publik," bebernya.

Ning Ita menambahkan, sebagai bocoran awal formasi yang diberikan oleh pemerintah pusat kepada Kota Mojokerto sudah ada. Untuk memenuhi kebutuhan tersebut, nanti pihaknya akan memberikan jatah 70 persen untuk P3K dan 30 persen untuk CPNS. "Yang terpenting di sini ialah, integritas, loyalitas, profesional dan akuntabel. Karena dalam membangun daerah yang dibutuhkan ialah keempat hal tersebut," pungkasnya. (Ron/an)
Bagikan berita ini:

Berita Terkait: