Acara bimtek hitung cepat pemilu serentak 2019.-ron
MOJOKERTO - (GEMA MEDIA) - Guna memenuhi kebutuhan data hasil perolehan suara dalam pemilu 2019, Badan Kesatuan Kebangsaan Dan Politik (Bakesbangpol) Kota Mojokerto, melalui Bidang Politik Dalam Negeri (Poldagri) menyelanggarakan bimbingan teknis (bimtek) bagi Kasi Trantib Kelurahan se-Kota Mojokerto dan relawan. Bimtek ini di selenggarakan di Gedung PKK Kota Mojokerto, Jalan Hayam Wuruk No. 50, Kota Mojokerto, Sabtu (13/4/2019).
Saat ditemui usai pelaksanaan bimtek, Kabid Poldagri, Soegeng Rijadi Prajitno, SH mengatakan, bimtek hitung cepat hasil perolehan pemilu 2019 dilaksanakan guna menunjang kinerja bagi kasi trantib dan relawan saat nantinya terjun dilapangan. "Agar relawan dan kasi trantib mengetahui teknis mencatat dan mengirim data hasil perolehan suara sebagaimana yang tercantum pada plano C1 di TPS kepada pusat data di Bakesbangpol Kota Mojokerto," katanya.
Kabid Poldagri saat ditemui usai memberikan bimtek hitung cepat-ron
Data-data yang masuk ke pusat data Bakesbangpol nanti akan diolah sebagai satu data perkembangan hasil perolehan suara baik pilpres, DPR RI, DPD, DPRD Provinsi maupun DPRD Kota Mojokerto. "Dengan pola ini, bertujuan dimana nantinya pemerintah daerah bisa mendapatkan informasi perkembangan perolehan suara, meskipun hasil akhir dan resmi tetap menjadi kewenangan KPU sebagai penyelenggara pemilu," imbuhnya.
Untuk teknis pengiriman data dari petugas dilapangan ke pusat data bakesbangpol, disepakati melalui IT yaitu media Whatsapp. Hal ini dimungkinkan untuk mempercepat pengiriman data tersebut. "Data yang dikirimkan dalam bentuk foto. Setelah penghitungan selesai dan plano C1 sudah ditempel oleh KPPS maka harus difoto dan dikirimkan melalui nomor Whatsapp yang sudah ditentukan," papar Soegeng.
Masih lanjutnya, petugas dilapang juga diharapkan mencatat secara manual sebagai back up data apabila data foto yang dikirimkan tidak nampak jelas. Jadi tetap ada data lain yang menguatkan dalam bentuk manual. Untuk lancarnya kinerja petugas dilapangan, bakesbangpol sudah menyiapkan mekanisme maupun sistem kerjasama dengan penyelenggara pemilu agar tidak terjadi miskomunikasi saat menjalankan tugasnya. "Kita sudah melakukan koordinasi dan komunikasi dengan KPU, agar saat petugas pendataan berada di TPS untuk mengambil foto data tidak mendapat kesulitan," pungkasnya.(Ron/an)