TIGA POIN PENTING DIPERJUANGKAN OLEH KOMISI 2 DPRD KOTA MOJOKERTO
TIGA POIN PENTING DIPERJUANGKAN OLEH KOMISI 2 DPRD KOTA MOJOKERTO
MOJOKERTO-GEMA MEDIA: Ada tiga poin penting yang diperjuangkan oleh Komisi 2 DPRD Kota Mojokerto awal tahun ini. Diantaranya adalah terkait Angkutan Sekolah Gratis, Penanganan Banjir dan Jaringan Gas (Jargas). Tiga poin tersebut dikawal dan dikoordinasikan kepada Pemerintah Pusat oleh Komisi 2 DPRD Kota Mojokerto.
Aris Satriyo Budi, SP ketua Komisi 2 DPRD Kota Mojokerto saat dikonfirmasi menjelaskan, terkait angkutan sekolah gratis pihaknya sudah berkonsultasi dengan Kementerian Perhubungan akan tambahan bantuan Bus untuk angkutan sekolah gratis. “kita harapkan tahun ini Kota Mojokerto dapat tambahan bus untuk Angkutan Sekolah Gratis. Sesuai proposal yang sudah dikirim sebelumnya”, kata Aris panggilan ketua Komisi 2 ini. Menurut Aris, minat anak-anak untuk menggunakan fasilias angkutan sekolah gratis di Kota Mojokerto bisa dibilang overload, masih belum seimbang dengan armada yang ada. Kalau ada tambahan bantuan anak-anak sekolah bisa menikmati layanan transportasi ini.
Terkait program penanggulangan Banjir, di sepanjang sungai sadar misalnya, banyak tumpukan sedimen yang sangat tebal, sehingga mengganggu kelancaran aliran air dan daya tampung volume air menjadi berkurang. Untuk ini pihaknya sudah berkoordinasi dan bekerjasama dengan Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Brantas agar dapat dilaksanakan normalisasi dalam bentuk pengerukan sedimen tersebut sehingga debit air bisa normal dan lancar yang pada akhirnya bisa mencegah banjir. selain itu juga perbaikan plengsengan-plengsengan di beberapa titik di sungai sadar.
Sedangkan rencana bantuan sambungan Jaringan Gas Bumi (Jargas) dari Kementerian ESDM, komisi 2 DPRD Kota Mojokerto yang dipimpin oleh Aris, sudah melakukan koordinasi untuk memastikan Jargas yang akan terealisasi tahun 2019. “Tahun 2019 ini rencananya Kota Mojokerto mendapat bantuan penyambungan Jargas gratis sebanyak 4000 sambungan rumah tangga (SR) dan ini diperuntukan bagi warga yang belum mendapatkan giliran. Sebab 2 tahun kemarin beberapa Kelurahan sudah mendapatkan sambungan”. Terang Aris.
Dari tiga hal tersebut merupakan bagian dari tugas pokok dan fungsi komisi 2 DPRD Kota Mojokerto yang menaungi bidang Keuangan, Ekonomi dan Pembangunan. Dalam melaksanakan tugasnya Ketua Komisi dibantu wakil ketua Komisi yaitu Silvia Elya Rosa, SE, M.Si. Sekretaris Dwi Edwin Endra Praja, SE, dengan anggota Sonny Basoeki Rahardjo, SH, MH., Odiek Prayitno, S.Pd, Sulistyowati, SE, Deny Novianto, ST dengan Koordinator Febriana Meldyawati, SH Ketua DPRD Kota Mojokerto (an).
MOJOKERTO-GEMA MEDIA: Ada tiga poin penting yang diperjuangkan oleh Komisi 2 DPRD Kota Mojokerto awal tahun ini. Diantaranya adalah terkait Angkutan Sekolah Gratis, Penanganan Banjir dan Jaringan Gas (Jargas). Tiga poin tersebut dikawal dan dikoordinasikan kepada Pemerintah Pusat oleh Komisi 2 DPRD Kota Mojokerto.
Aris Satriyo Budi, SP ketua Komisi 2 DPRD Kota Mojokerto saat dikonfirmasi menjelaskan, terkait angkutan sekolah gratis pihaknya sudah berkonsultasi dengan Kementerian Perhubungan akan tambahan bantuan Bus untuk angkutan sekolah gratis. “kita harapkan tahun ini Kota Mojokerto dapat tambahan bus untuk Angkutan Sekolah Gratis. Sesuai proposal yang sudah dikirim sebelumnya”, kata Aris panggilan ketua Komisi 2 ini. Menurut Aris, minat anak-anak untuk menggunakan fasilias angkutan sekolah gratis di Kota Mojokerto bisa dibilang overload, masih belum seimbang dengan armada yang ada. Kalau ada tambahan bantuan anak-anak sekolah bisa menikmati layanan transportasi ini.
Terkait program penanggulangan Banjir, di sepanjang sungai sadar misalnya, banyak tumpukan sedimen yang sangat tebal, sehingga mengganggu kelancaran aliran air dan daya tampung volume air menjadi berkurang. Untuk ini pihaknya sudah berkoordinasi dan bekerjasama dengan Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Brantas agar dapat dilaksanakan normalisasi dalam bentuk pengerukan sedimen tersebut sehingga debit air bisa normal dan lancar yang pada akhirnya bisa mencegah banjir. selain itu juga perbaikan plengsengan-plengsengan di beberapa titik di sungai sadar.
Sedangkan rencana bantuan sambungan Jaringan Gas Bumi (Jargas) dari Kementerian ESDM, komisi 2 DPRD Kota Mojokerto yang dipimpin oleh Aris, sudah melakukan koordinasi untuk memastikan Jargas yang akan terealisasi tahun 2019. “Tahun 2019 ini rencananya Kota Mojokerto mendapat bantuan penyambungan Jargas gratis sebanyak 4000 sambungan rumah tangga (SR) dan ini diperuntukan bagi warga yang belum mendapatkan giliran. Sebab 2 tahun kemarin beberapa Kelurahan sudah mendapatkan sambungan”. Terang Aris.
Dari tiga hal tersebut merupakan bagian dari tugas pokok dan fungsi komisi 2 DPRD Kota Mojokerto yang menaungi bidang Keuangan, Ekonomi dan Pembangunan. Dalam melaksanakan tugasnya Ketua Komisi dibantu wakil ketua Komisi yaitu Silvia Elya Rosa, SE, M.Si. Sekretaris Dwi Edwin Endra Praja, SE, dengan anggota Sonny Basoeki Rahardjo, SH, MH., Odiek Prayitno, S.Pd, Sulistyowati, SE, Deny Novianto, ST dengan Koordinator Febriana Meldyawati, SH Ketua DPRD Kota Mojokerto (an).

