KASATLANTAS BERIKAN APRESIASI TERKAIT KAMPUNG LALU LINTAS
MOJOKERTO - (GEMA MEDIA) - Terciptanya kampung lalu lintas di lingkungan Miji Baru Gg. III, Kelurahan Kranggan, Kota Mojokerto, mendapat apresiasi dari Kasatlantas Polres Mojokerto Kota, AKP Kadek Oka Saputra, SH, SIK.Ditemui usai melaksanakan talk show di Radio Gema FM Kota Mojokerto, Selasa (2/4/2019), Kadek, sapaan akrab Kasatlantas Polres Mojokerto Kota mengatakan bahwa kampung lalu lintas ini bisa menjadi percontohan dan membangun kesadaran masyarakat dalam berlalu lintas.
"Awalnya adalah inisasi dari warga di lingkungan tersebut untuk membuat kampung bertema lalu lintas dan mendapat respon positif dari Bapak Kapolres Mojokerto Kota," katanya.
Lingkungan dibikin sedemikian rupa sehingga menjadi miniatur jalan raya. Yang mana di sana juga terdapat rambu-rambu lalu lintas, marka jalan, himbauan-himbauan serta grafiti yang bertemakan lalu lintas."Maka dicanangkannya kampung tersebut sebagai kampung lalu lintas pada Bulan November 2018 yang lalu.Hal ini dimaksudkan sebagai sarana edukasi dan menumbuhkan kesadaran dari lingkup terkecil yaitu keluarga dan lingkungan terdekat, akan pentingnya berprilaku di jalan raya," sambungnya.
Di Kota Mojokerto, baru satu lingkungan saja yang mencanangkan diri sebagai kampung lalu lintas. Namun hal ini tidak berarti harus diikuti oleh kampung-kampung lainnya, karena juga melihat kondisi lingkungan itu sendiri.
"Sementara ini kita fokuskan saja di Miji Baru Gg. III. Tapi yang terpenting di sini ialah efek atau pengaruh adanya kesadaran berlalu lintas ini bisa menyebar ke masyarakat luas dan tidak harus semua seperti itu," tambahnya.
Seperti diketahui, tingkat kecelakaan di jalan raya cukup tinggi. Hal ini disebabkan oleh beberapa faktor, baik faktor infrastruktur jalan raya maupun human error yang memang tidak mematuhi rambi-rambu lalu lintas dan aturan berkendara.
"Kami berharap, dengan kesadaran berlalu lintas yang diawali dengan kegiatan seperti kampung lalu lintas ini bisa menekan angka kecelakaan lalu lintas," pungkasnya.(ron/yuk).
"Awalnya adalah inisasi dari warga di lingkungan tersebut untuk membuat kampung bertema lalu lintas dan mendapat respon positif dari Bapak Kapolres Mojokerto Kota," katanya.
Lingkungan dibikin sedemikian rupa sehingga menjadi miniatur jalan raya. Yang mana di sana juga terdapat rambu-rambu lalu lintas, marka jalan, himbauan-himbauan serta grafiti yang bertemakan lalu lintas."Maka dicanangkannya kampung tersebut sebagai kampung lalu lintas pada Bulan November 2018 yang lalu.Hal ini dimaksudkan sebagai sarana edukasi dan menumbuhkan kesadaran dari lingkup terkecil yaitu keluarga dan lingkungan terdekat, akan pentingnya berprilaku di jalan raya," sambungnya.
Di Kota Mojokerto, baru satu lingkungan saja yang mencanangkan diri sebagai kampung lalu lintas. Namun hal ini tidak berarti harus diikuti oleh kampung-kampung lainnya, karena juga melihat kondisi lingkungan itu sendiri.
"Sementara ini kita fokuskan saja di Miji Baru Gg. III. Tapi yang terpenting di sini ialah efek atau pengaruh adanya kesadaran berlalu lintas ini bisa menyebar ke masyarakat luas dan tidak harus semua seperti itu," tambahnya.
Seperti diketahui, tingkat kecelakaan di jalan raya cukup tinggi. Hal ini disebabkan oleh beberapa faktor, baik faktor infrastruktur jalan raya maupun human error yang memang tidak mematuhi rambi-rambu lalu lintas dan aturan berkendara.
"Kami berharap, dengan kesadaran berlalu lintas yang diawali dengan kegiatan seperti kampung lalu lintas ini bisa menekan angka kecelakaan lalu lintas," pungkasnya.(ron/yuk).

