BAKESBANGPOL GELAR PEMANTAPAN FORUM KEWASPADAAN DINI MASYARAKAt (FKDM). PERAN SERTA MASYARAKAT TENTUKAN SITUASI SATABILITAS KEAMANAN

gambar utama
Kepala Bakesbangpol Kota Mojokerto foto bersama dengan peserta pemantapan FKDM
MOJOKERTO - (GEMA MEDIA) - Menjelang diselenggarakannya Pemilihan Umum (Pemilu) yang tinggal beberapa hari lagi, peran serta masyarakat dalam menciptakan situasi kantrantibmas sangat dibutuhkan. Guna tercapainya situasi yang kondusif, Badan Kesatuan Kebangsaan dan Politik (Kesbangpol) Kota Mojokerto, menggelar pemantanpan Forum Kewaspadaan Dini Masyarakat (FKDM), yang dilaksanakan di Gedung PKK, Jalan Hayam Wuruk no 50, Kota Mojokerto, Selasa (2/4/2019).

Menurut Sa’adiah Nur’aini, SE,MM, panitia penyelenggara, melaporkan maksud dan tujuan kegiatan yang mengambil tema : “ Peran FKDM dan masyarakat dalam menciptakan situasi kantratibmas di Kota Mojokerto “  untuk meningkatkan pemahaman tentang kewaspadaan dini dimasyarakat, meningkatkan sinergitas antara FKDM, masyarakat dengan pemerintah daerah, agar peserta mempunyai kemampuan melaksanakan cegah dan deteksi konflik di daerah dan peserta dapat menjadi mediator dan mengumpulkan data-data akurat tentang suatu kejadian dilingkungan sekitarnya.

Kepala Bakesbangpol Kota Mojokerto, Anang Fahruroji, S.Sos, M.Si, ketika membuka pemantapan FKDM


Kepala Bakesbangpol Kota Mojokerto, Anang Fahruroji, S.Sos, M.Si, ketika membuka acara  dalam sambutannya  mengatakan bahwa  situasi menjelang pemilu harus tetap dijaga demi lancarnya perhelatan dan hajat negara yang berlangsung satu kali dalam lima tahun.

"Pesta demokrasi bukanlah ajang untuk saling berseteru tapi ajang untuk menentukan pilihan menurut hati nurani tanpa meninggalkan toleransi dan rasa kekeluargaan," . Oleh karena itu, menjaga kerukunan dan keamanan di lingkungan sekitar menjadi tanggung jawab bersama. Terlebih lagi unsur masyarakat yang mempunyai peranan paling besar. Kata Anang.

"Situasi keamanan dan ketertiban yang kondusif hanya bisa diciptakan oleh masyarakat itu sendiri. Di sini, peran masyarakat sangat vital," tambahnya.

Sa’adiah Nur’aini, SE,MM, panitia penyelenggara, melaporkan kegiatan pemantapan FKDM


Guna terus menciptakan stabilitas keamanan, maka gerakan kewaspadaan dini masyarakat terus didorong dan menjadi tugas pemerintah untuk menjadi fasilitator yang mampu mengakomodir seluruh laporan situasi dan kondisi masyarakat.

 

Pemantapan yang berlangsung sehari diikuti oleh 100 orang berasal dari Ketua dan pengurus FKDM Kota dan Kecamatan sebanyak 20 orang, perwakilan RW dan RT seKota Mojokerto sebanyak 80 orang ini mendapatkan paparan materi dari 3 narasumber diantaranya  Kepala Bakesbangpol Kota Mojokerto, Anang Fahruroji, S.Sos, M.Si, Pabandya Bakti TNI Sterdam V/Brawijaya Letkol inf. Didi Suryadi, M.AP dan HM. Fatoni Nawawi, S.Ag. Dari tiga narasumber berharap, pesta demokrasi pada tahun ini bisa berjalan dengan lancar, sukses serta mencapai tujuannya. Tidak lupa, bahwa kesuksesan ini tidak lepas dari peran masyarakat yang begitu besar," pungkasnya.(Ron/yuk).
Bagikan berita ini:

Berita Terkait: