MUSDA PD ‘AISYIYAH KOTA MOJOKERTO KE III, SUDARMI KEMBALI TERILIH JADI KETUA

gambar utama
ke 9 formatur yang terpilih dalam Musda 'Aisyiyah ke III Kota Mojokerto-an
Kota Mojokerto-GEMA MEDIA: Sudarmi setelah 5 tahun sebelumnya memimpin ‘Aisyiyah Kota Mojokerto ,kini terpilih kembali jadi ketua Pimpinan Daerah ‘Aisyiyah (PDA) periode 2023-2027. Terpilihnya Sudarmi tersebut diputuskan pada Musyawarah Daerah (Musda) ‘Aisyiyah Kota Mojokerto ke 3 yang berlangsung di gedung mal pelayanan public (MPP) lt 4 Kota Mojokerto, pada Minggu, 26/2/2023.



Musda yang diawali dengan pengarahan oleh pimpinan wilayah Jawa Timur Dra.HJ. Nelly Asnifati terkait isu strategis saat ini, yang akan menjadi rujukan dalam menyusun program kerja PD ‘Aisyiyah 5 tahun mendatang.

Nelly menjelaskan bahwa, Musda merupakan permusyawaratan tertinggi organisasi tingkat daerah yang diselenggarakan setiap 5 tahun sekali untuk menyusun program dan strategi organisasi periode 5 tahunan dan pemilihan pimpinan organisasi.



Bagi ‘Aisyiyah, Musda harus diawali dengan laporan pertanggungjawaban pengurus sebelumnya. Mengingat program kerja itu akan lebih baik jika mengetahui kondisi sebelumnya. Oleh karena itu semua anggota boleh memberikan masukan.
“Inti Musda adalah laporan pertanggungjawaban, Program dan pemilihan pimpinan, setelah program dilaporkan kemudian PDA akan mengesahkan”, tegas Nelly.
Musda ‘Aisyiyah ke-3 tahun ini dengan tema “Perempuan Berkemajuan Mencerahkan Peradaban Bangsa”. Tema ini mengandung maksud untuk mengokohkan posisi 'Aisyiyah sebagai gerakan perempuan muslim yang berlandaskan nilai-nilai Islam Berkemajuan, sebagaimana menjadi salah satu visi gerakan 'Aisyiyah pada kiprahnya di Abad Kedua.



Dalam menyusun program harus mengetahui isu strategis. Contohnya isu kemiskinan, Isu stunting., Tubercoluses. Kasus hamil pranikah dibawah umur, dan lainnya. Rencana strategis program PD ‘Aisyiyah 2023-2027 disampaikan oleh sekretaris PD ‘Aisyiyah Kota Mojokerto meliputi tujuh

bidang yaitu bidang Kesejahteraan keluarga, bidang peningkatan kualitas kader, bidang tablig untuk meningkatkan kualitas ibadah, bidang pendidikan untuk meningkatkan kualitas keunggulan sumber daya manusia dalam segala bidang, bidang kesehatan untuk meningkatkan derajat

kesehatan masyarakat yang berkeadilan, bidang ekonomi dan ketenagakerjaan untuk meningkatkan ketahanan pangan dalam rangka membantu mengatasi masalah kemiskinan, serta bidang hukum.


Sudarmi saat memberikan sambutan-an



Hal yang menarik dalam forum ini adalah pengurus yang terpilih melaksanakan program yang ada. “siapapun pengurusnaya melaksanakan program yang sudah disahkan oleh PDA” lanjut tatik.

Dari hasil pemilihan telah terjaring 9 calon dengan nilai perolehan suara tertinggi dari 13 calon tetap. Ke 9 formatur tersebut adalah Endang Sunarsih dengan perolehan suara tertinggi l sebanyak 37 suara dan disusul Luluk Suharniyah, Sudarmi, zahrotul, farida Djumati, Kusyani, Nirwana,

peserta musda 'Aisyiyah ke III Kota Mojokerto-an


Fatma Handini, serta Esterina Ernawati. Setelah sidang formatur maka disepakati selaku ketua adalah Sudarmi dan sekretarisnya adalah nirwana. Selanjutnya formatur tersebut akan dibentuk ketua majelis untuk melengkapi kebutuhan organisasi.

Sebagi informasi, dalam musda kali ini diikuti sebanyak 38 anggota dari unsur cabang dan ranting yang mempunyai hak suara. Hadir pula Dr. HJ. Heni Mardiningsih, SE,MM dari pimpinan wilayah Jawa Timur.(an)
Bagikan berita ini:

Berita Terkait: