Hadiri Pengarahan Presiden RI, Ning Ita Siap Jalankan Instruksi

gambar utama
Wali Kota Mojokerto Ika Puspitasari hadir bersama Bupati Wali Kota di Indonesia mengikuti pengarahan presiden RI-Jen
Kota Mojokerto – GEMA MEDIA : Wali Kota Mojokerto Ika Puspitasari menghadiri pengarahan Presiden RI, Joko Widodo di Jakarta Convention Center, pada Kamis (29/9) siang. Beberapa pejabat yang diundang adalah menteri/kepala lembaga, gubernur, bupati/wali kota, pangdam, hingga kapolda se-Indonesia.


Presiden Joko Widodo menyampaikan sejumlah arahan penting kepada para pejabat tinggi negara tersebut, diantaranya terkait pengendalian inflasi di daerah, tindak lanjut aksi afirmasi bangga buatan Indonesia, serta percepatan penghapusan kemiskinan ekstrim.


Menanggapi instruksi Presiden, secara tegas wali kota yang akrab disapa Ning Ita ini mengatakan bahwa Pemkot Mojokerto siap menjalankan arahan dan pesan orang nomor satu di Republik Indonesia tersebut.


"Kami siap melaksanakan arahan dan pesan dari bapak Presiden,” ujarnya.

presiden RI Joko Widodo memberikan pengarahan kepada sejumlah Menteri dan Bupati/Wali Kota se-Indonesia-Jen



Sebagai informasi, Tim Pengendali Inflasi Daerah (TPID) Kota Mojokerto telah melakukan berbagai upaya untuk mengatasi kenaikan inflasi, salah satunya mengacu pada peraturan perundang-undangan yang ada, yaitu Peraturan Menteri Keuangan Nomor 134/PMK.07/2022 tentang Belanja Wajib Dalam Rangka Penanganan Dampak Inflasi Tahun Anggaran 2022 dengan OPD pengampu dan DJPK terkait besaran pagu 2 % dari DBH dan/atau DAU.


Selain itu, Pemkot Mojokerto juga telah mengalokasikan sekitar 71,09 persen nilai transaksi PBJ dari APBD untuk pembelian produk dalam negeri.


"Ini sudah kita lakukan, artinya tinggal kita kawal saja dalam proses pengadaanya nanti harus benar- benar terealisasi seberar prosentase tersebut, sesuai instruksi Presiden, saya pun akan mengawal secara langsung dalam proses dan pelaksanaan di seluruh OPD pengampu anggaran," jelasnya.


Lebih lanjut terkait percepatan penghapusan kemiskinan ekstrim, Ning Ita menjelaskan bahwa jumlah sasaran yang telah berikan bantuan sosial sudah melebihi jumlah jaring pengaman sosial yang dialokasikan.


"Mereka tidak hanya kita berikan bansos dalam bentuk sembako, tapi juga kita jadikan sasaran untuk inkubasi wirausaha, program bedah rumah, itu cara penanganan kemiskinan ekstrim yang kita lakukan," terangnya.


Sejumlah menteri juga hadir dalam acara ini. Mereka di antaranya Menteri PPPA Bintang Puspayoga, Sekretaris Kabinet Pramono Anung, Mensesneg Pratikno, Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi, Menag Yaqut Cholil Qoumas, Menteri Pertahanan Prabowo Subianto, Menteri PUPR Basuki Hadimuljono, dan Menko Marves Luhut Binsar Pandjaitan. Kemudian ada juga Panglima TNI Jenderal Andika Perkasa. (Dit/an)

Bagikan berita ini:

Berita Terkait: