wali kota Mojokerto bersama jajaran forkopimda ziaroh ke taman makam para pendahulu-Jen
Kota Mojokerto-GEMA MEDIA: Menuju peringatan Hari Jadi ke-104 Kota Mojokerto, pemkot melakukan ziarah ke sejumlah makam ulama dan pendahulu, Minggu (19/6). Rombongan terdiri atas wali kota, Forkopimda (Forum Komunikasi Pimpinan Daerah), ketua dan anggota DPRD Kota Mojokerto, serta para kepala OPD (Organisasi Perangkat Daerah).
"Di momentum peringatan Hari Jadi Kota Mojokerto, kegiatan ini sebagai upaya untuk mengenang kembali jasa dan dedikasi para tokoh ulama dan pendahulu kita," ungkap wali kota Ika Puspitasari.
Selain itu, kegiatan yang dilakukan juga diharapkan menjadi pengingat bagi pihaknya, bahwa perjuangan para tokoh tersebut harus dilanjutkan. Yaitu membangun Kota Mojokerto menjadi lebih baik, makmur, dan sejahtera, sebagaimana yang juga dicita-citakan oleh para pendahulu.
Kapolresta dan jajarannya saat tabur bunga dan ziaroh ke makam-Jen
Kegiatan ziarah hari ini dilakukan dengan mengunjungi 6 lokasi makam. Pertama, kunjungan ke makam wakil wali kota Rizal Zakariya yang terletak di kompleks TPU Losari, Kecamatan Gedeg.
Kemudian menuju makam wali kota Mojokerto periode 2003-2013, Abdul Ghani, di makam kedungsari, Kecamatan Magersari. Dilanjutkan dengan ziarah ke makam KH. Muhammad Rofii Ismail, sosok pengasuh pondok Ashsholichiyah yang merupakan pesantren tertua di Kota Mojokerto di Penarip, Kecamatan Kranggan.
Berikutnya ziarah ke kompleks pemakaman lingkungan Pekuncen, Surodinawan yang merupakan makam dari bupati kedua Mojokerto, Adipati Tjondro Negoro, Tumenggung PanjinTjondronegoro, Tumenggung Adipati Aryo Rekso Amiprojo, serta Prof Dr. Soekandar, sosok Bupati Mojokerto periode 1945-1947.
Berlanjut ke TPU Surodinawan, untuk berziarah ke makam Mbah Yai Azis, pengasuh Pondok Pesantren al-Khodijah serta KH. Mas’ud Yunus, Wali kita periode 2013 hingga 2018.
Rute ziarah lantas berakhir di makam KH. Achiyat Chalimi atau lebih dikenal dengan sebutan Abah Yat yang terletak di Jalan Wachid Hasyim. (EL/an)