Direktur Perumdam Majatirta menyampaikan paparan RKAP tahun 2022-zan
Kota Mojokerto-GEMA MEDIA: Menyambut Imlek/ tahun baru Cina 2573, warga Tionghoa di Kota Mojokerto menggelar ritual pemandian rupang di Klenteng Hok Siang Kiong, Rabu (26/1/2022). Ritual tersebut hanya dilaksanakan sekali dalam setahun, sekitar sepekan sebelum hari-H imlek.
Selama pandemi Covid-19 berlangsung, prosesi pembersihan arca dewa-dewi tersebut sempat vakum. Setelah dua tahun berlalu, tahun ini ritual tersebut kembali dilaksanakan. Namun, tentu tetap dengan peserta terbatas dan pemberlakuan protokol kesehatan.
"Senang, akhirnya tahun ini bisa diadakan lagi. Meskipun tidak seramai dulu, sebelum ada pandemi," ungkap Sri Rachmawati, salah satu jamaah klenteng tersebut.
seorang petugas sedang membersihkan patung yang ada di Klenteng Hok Siang Kiong-zan
Proses pembersihan rupang terdiri dari beberapa tahapan. Pertama, patung dewa-dewi yang telah diletakkan di atas meja dibersihkan menggunakan kuas kering dengan hati-hati. Setelah bersih dari debu, patung diusap menggunakan air bersih.
Berikutnya, patung dibersihkan menggunakan air yang dicampur bunga mawar, melati, dan gadung. Terakhir, patung dewa-dewi tersebut dikeringkan dengan handuk.
Sebelum melakukan ritual penyucian arca-arca yang di dalamnya dipercaya terdapat roh dewa-dewi suci tersebut, para jamaah telah bersembahyang dan menyucikan diri.
Suasana semakin istimewa dengan hadirnya sejumlah tokoh lintas agama dan unsur masyarakat. Diantaranya dari agama Kristen, komunitas Gusdurian, dan kelompok kejawen Mojopahit, Polsek, dan Kodim 815 yang turut meramaikan kerja bakti tersebut.
"Acara hari ini memang sedikit berbeda. Kami mengundang teman-teman dari agama lain, biar Mojokerto semakin guyub," ujar Gede Sidarta, ketua pengurus Yayasan Tempat Ibadah Tri Darma (TITD) Hok Sian Kong.
Sebagai informasi, imlek tahun ini jatuh pada tanggal 1 Februari 2022 dan ditandai sebagai tahun macan air. (EL/an)