Ning Ita saat ngobrol dengan salah satu ketua RW setelah mengikuti Musrenbang Kelurahan-zan
Kota Mojokerto-GEMA MEDIA: Wali kota Mojokerto Ika Puspitasari hadir secara langsung dalam Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Kelurahan Kranggan Tahun 2023. Acara berlangsung di Kantor Kelurahan Kranggan pada Kamis (20/1).
Sebagaimana disampaikan oleh Kepala Bappeda Litbang Agung Moeljono, sudah ada beberapa usulan dari Pra Musrenbang. Yaitu enam belas usulan untuk bidang fisik, lima usulan untuk bidang ekonomi dan lima usulan untuk bidang sosial budaya.
Dalam pengarahannya, Ning Ita (sapaan wali kota-red) menyampaikan bahwa pembangunan infrastruktur masih menjadi prioritas khususnya untuk mengatasi genangan air dan pembangunan infrastruktur untuk peningkatan ekonomi menuju daya saing masyarakat dan kemandirian masyarakat. “Beberapa sentra ekonomi baru telah dibangun selama ini oleh pemerintah kota Mojokerto mulai dari pasar Benteng Pancasila, pasar prapanca kemudian ada rest area Gunung Gedangan yang sekarang sedang dalam tahap finishing nanti ada area sekarsari itu yang di atasnya untuk area foodcourt makanan dan selanjutnya akan ada skywalk yang ada di alun-alun,”kata Ning Ita.
Ning Ita saat memberikan sambutan pengarahan pada Musrenbang Kel. Kranggan-zan
Lebih lanjut Ning Ita dalam pengarahannya menyampaikan bahwa, untuk mewujudkan Kota Mojokerto sebagai kota pariwisata berbasis budaya dan sejarah tidak hanya destinasi atau tempat wisatanya saja yang harus dibangun tetapi akses menuju tempat pariwisatanya juga harus dibangun.
Masih dalam Musrenbang Kelurahan Kranggan, Ning Ita juga mengarahkan agar tetap memasukkan pembangunan sumber daya manusia. “Sumber daya manusianya juga harus dibangun agar Kota Mojokerto ini majunya berseiring, infrastrukturnya mantap sumber daya manusianya masyarakatnya juga memiliki kompetensi, daya saing peningkatan ekonomi dan kesejahteraan. karena kalau yang dibangun hanya infrastrukturnya masyarakat sumber daya manusianya tidak dibangun maka nanti warga dari luar yang akan menguasai kota Mojokerto,”jelasnya
Musrenbang di Kelurahan Kranggan, Ning Ita bersama Camat, lurah dan OPD terkait-jen
Ia juga menyampaikan bahwa untuk meningkatkan kualitas SDM Kota Mojokerto salah satunya adalah melalui inkubasi wirausaha dengan pogram 4P, pelatihan, pendampingan, permodalan usaha dan pembuatan koperasi. Disamping itu hunian yang layak juga penting karena berpengaruh pada kesehatan masyarakat. Yaitu melalui program Bantuan Rumah Swadaya (BRS).
“Bedah rumah ini setiap tahun kita alokasikan, anggaran tahun 2019 lalu ada 200 unit, kemudian 2020 ada 150 unit, kemudian tahun 2021 ada 100 unit dan tahun ini 100 unit.”jelasnya. Ia menambahkan meski sasarannya berkurang nominal bantuan yang diberikan bertambah yaitu dari 17,5 juta rupiah menjadi 21 juta rupiah.
Turut hadir dalam Musrenbang yang digelar sore ini adalah Kepala DPUPRPRKP Mashudi, Kadiskopukmperindag Ani Wijaya, Camat Kranggan Rachmi Wijayanti.(na/an)