Ning Ita menyerahkan sarpras bagi Kube yang sudah lulus kurasi-zan
Kota Mojokerto-GEMA MEDIA: Sebanyak 17 kelompok usaha bersama (kube) menerima bantuan sarana dan prasarana usaha dari pemerintah Kota Mojokerto. Penyerahan sarpras tersebut dilakukan secara simbolis oleh Wali kota Mojokerto, Ika Puspitasari, Senin pagi (27/12/2021).
Pada acara yang berlangsung di Panti PKK Kel. Jagalan, Kec. Kranggan tersebut, terdapat berbagai jenis bidang wirausaha yang mendapat bantuan. Total ada 14 macam, diantaranya terdapat wirausaha batik, bordir, jamu, sablon dan printing, serta masih banyak lagi.
Kube jamu juga menerima bantuan Sarpras dari Ning Ita karena lulus kurasi-zan
Pada kesempatan tersebut, Ning Ita sapaan akrab Walikota menyampaikan apresiasinya kepada para perwakilan kube yang hadir.
"Selamat bapak-ibu yang menerima bantuan sarpras hari ini. Itu artinya panjenengan sudah lulus kurasi", ucapnya.
Perlu diketahui, pemberian sarpras usaha termasuk dalam rangkaian program Inkubasi Wirausaha yang dicanangkan pemkot Mojokerto sebagai upaya pemulihan ekonomi akibat pandemi Covid-19. Sebelum menerima bantuan sarpras, para kube harus mengikuti beragam pelatihan, termasuk teknis pembuatan produk, pemasaran, manajemen keuangan, dan sebagainya. Proses tersebut cukup panjang, sehingga tidak sedikit dari warga yang mundur.
"Kedepannya, mohon untuk terus sabar. Untuk benar-benar menjadi wirausaha sukses, prosesnya masih panjang. Panjenengan sabar, pemerintah juga akan berusaha sabar mendampingi", ungkapnya.
Walikota, perwakilan OPD dan Lurah saat penerimaan Sarpras-zan
Tidak bisa dipungkiri, dalam program ini ikhtiar dari kedua belah pihak memang sangat dibutuhkan. Akan percuma jika pemerintah memiliki program bagus, tapi masyarakat tidak berpartisipasi aktif, ataupun sebaliknya.
Terkait hal tersebut, salah satu peserta kube bidang frozen food Anik indrawati, mengaku siap akan tuntutan tersebut. "Tentu, saya dan teman-teman kube akan aktif, terus berjuang dalam program ini", ungkap ibu berusia 36 tahun tersebut saat ditemui di lokasi yang sama.
Pihaknya mengaku telah merasakan sejumlah manfaat, meskipun program baru di launching di tahun 2021. "Alhamdulillah, bisa menambah pemasukan untuk keluarga, apalagi di masa covid saat ini. Semoga nanti bisa semakin berkembang seperti yang diharapkan bu wali (red: wali kota), dan pemerintah juga bisa memberikan program yang lebih baik lagi", pungkasnya.
Selain perwakilan kube, kegiatan tersebut juga dihadiri oleh sejumlah perwakilan Diskopukmperindag, camat Kranggan, serta Lurah dan Kasi Perekonomian di lingkungan Kecamatan Kranggan. (EL/an)