Ning Ita Serukan Warga Gotong-Royong Jaga Kebersihan dan Kesehatan Lingkungan

gambar utama
Pengerukan walet sungai di wilayah Kel.Magersari-zan
Kota Mojokerto-GEMA MEDIA: Memasuki musim penghujan, kehadiran bencana ataupun sejumlah penyakit memang kerap muncul. Untuk mengantisipasi hal tersebut, Wali Kota Mojokeerto Ika Puspitasari mengajak masyarakat agar memiliki kesadaran untuk meningkatkan upaya kebersihan dan kesehatan lingkungan.

“Mari kita jaga kebersihan dan kesehatan lingkungan masing-masing. Memasuki musim penghujan, mari digencarkan gotong royong, kerja bakti untuk bersih-bersih lingkungan bapak-ibu semuanya”, seru sosok yang akrab disapa Ning Ita, Jumat pagi (24/12/2021).

Diketahui, secara topografi, Kota Mojokerto termasuk dalam kategori wilayah cekungan, serta dikelilingi oleh sungai-sungai besar. Kondisi tersebut sangat berpotensi menciptakan genangan, bahkan banjir, ketika hujan turun dengan intensitas besar.

Bantuan bedah rumah bagi warga kurang mampu-zan


Sehingga, sejumlah langkah antisipasi jelas diperlukan. Lebih lanjut, Ning Ita menerangkan bahwa upaya antisipasi tidak bisa hanya dilakukan oleh pemerintah, melainkan dari seluruh unsur masyarakat Kota Mojokerto.

Sementara dari sisi pemerintah, Ning Ita dibantu Dinas Pekerjaan Umum (PU) dan Dinas Lingkungan Hidup (DLH) melakukan pengerukan endapan lumpur (walet) di sejumlah titik saluran drainase. Bersamaan dengan agenda rutin Jumat Barokah (24/12), Ning Ita meninjau langsung pelaksanaan kegiatan tersebut di sepanjang  Jl. Magersari Gg I RT 002 RW 003 Kelurahan Magersari.

Ning Ita petik Terong di KWT Dahlia Indah Kel.Magersari-zan


Ia mendapati kondisi walet saluran air berukuran lebar 1,5 meter  dan  panjang 50 meter tersebut sudah tinggi. Selain itu, juga nampak kotor, kumuh, banyak sampah dan berbau tidak sedap. Pasca pengerukan walet, tentu berikutnya menjadi tanggungjawab warga dengan tidak membuang sampah sembarangan ke saluran air dan rutin menggelar kerja bakti membersihkan saluran air tersebut.

“Dengan kerja bakti, insyaAllah juga akan menciptakan energi positif. Jadi, karena bergerak, selain kebersihan lingkungan, kesehatan juga terjaga”, ungkapnya.

Selain meninjau pengerukan walet, Ning Ita juga melakukan penyerahan bantuan pendidikan bersama perwakilan UPZ Kids dari SDN Magersari 1 dan 2  kepada dua siswa tidak mampu di lingkungan Magersari.

Perlu diketahui, program UPZ Kids bekerja sama dengan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan serta BAZNAS, menjadi media untuk menumbuhkan empati para siswa SD/MI se-Kota Mojokerto untuk bisa saling berbagi kepada teman sebayanya.

Selain itu, ditemani sang suami Supriyadi Karima Saiful, Ning Ita juga mengunjungi KWT Dahlia Indah, menyerahkan NIB dan sembako, bantuan kruk, serta meninjau bantuan bedah rumah.

“Beginilah Jumat Berkah, kami datang, berinteraksi, dan memberikan solusi langsung kepada masyarakat”, pungkas Ning Ita. (EL/an)

 

 

 
Bagikan berita ini:

Berita Terkait: