dari kiri : Ka.Bakesbangpol, Walikota, dan Narasumber-sasa
Kota Mojokerto - GEMA MEDIA : Kota Mojokerto menjadi Kab/Kota pertama di Jawa Timur, yang menjalankan kembali Gerakan Nasional Revolusi Mental (GNRM), dengan membentuk tim Gugus Tugas GNRM Kota Mojokerto.
Hal ini disampaikan oleh Agus Imantoro, Kepala Bidang Integrasi Bangsa, Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Bakesbang-pol) Provinsi Jawa Timur, saat dikonfirmasi usai menjadi Narasumber Sosialisasi GNRM bagi Gugus Tugas GNRM Kota Mojokerto. Rabu (3/11/2021).
Sosialisasi yang dilakukan di Ruang Sabha Mandala Madya Balai Kota Mojokerto ini dibuka langsung oleh Wali Kota Mojokerto Ika Puspitasari, dan dihadiri 40 tim Gugus Tugas GNRM yang terdiri dari lintas sektor, diantaranya OPD, TNI, Polri, Kejaksaan, Tokoh agama, Ormas, serta Organisasi Pemuda Kota Mojokerto.
Peserta sosialisasi Gerakan Nasional Revolusi Mental (GNRM)-sasa
Dalam kesempatan ini Ning Ita sapaan akrab Wali Kota Mojokerto menyampaikan bahwa Gerakan Revolusi Mental yang merupakan gerakan Nasional ini perlu ditindaklanjuti serta dikuatkan kembali sebagai upaya untuk membangun Negeri.
"Ini merupakan salah satu prioritas pembangunan bapak Presiden Joko Widodo yang harus dilaksanakan di seluruh daerah se Indonesia, maka bagaimana kita menterjemahkan Gerakan Nasional Revolusi Mental itu di daerah khususnya di Kota Mojokerto yang sudah kita lakukan yakni dengan pembentukan tim melalui SK Wali Kota dengan melibatkan berbagai unsur" ungkapnya.
Walikota Mojokerto menghadiri sosialisasi GNRM di Ruang Sabha Mandala Madya-sasa
Lebih lanjut ia menekankan, dengan terbentuknya tim gugus tugas GNRM Kota Mojokerto yang terdiri dari lintas sektor ini, diharapkan bisa bersinergi dengan baik dan bisa melahirkan inovasi program yang selaras dengan pencapaian visi Pemkot Mojokerto yakni mewujudkan Kota Mojokerto yang berdaya saing, mandiri, demokratis, adil, makmur, sejahtera, dan bermatabat.
"Tentu ini harus di breakdown melalui gerakan- gerakan yang konkrit, yang implementatif untuk mewujudkan visi tersebut" pungkasnya.
Sebagai informasi, nantinya tim gugus tugas GNRM yang dikelompokan menjadi lima gugus tugas yang terdiri dari Indonesia Melayani, Indonesia Bersih, Indonesia Tertib, Indonesia Mandiri, dan Indonesia Bersatu ini akan membuat program kerja sesuai pengelompokan masing-masing.
Turut hadir dalam sosialisasi GNRM Kota Mojokerto, Mochamad Imron, selaku Kepala Bakesbang-pol Kota Mojokerto selaku OPD pengampu. Kapolres Mojokerto Kota yang diwakili Kabagops, Kompol Maryoko. Dandim 0815 yang diwakili Pasi Intel, Lettu cba Junaedi Kurniawan. Kajari Kota Mojokerto yang diwakili Kasi Intel, Ali Prakosa, serta perwakilan OPD terkait. (dit/an)