NING ITA GANDENG SELURUH KOTA/KABUPATEN JATIM BERSINERGI BANGKITKAN KEJAYAAN JALUR REMPAH

gambar utama
Walikota Mojokerto dalam agenda Sarasehan Jalur Rempah Lingkup Jawa Timur-jen
Kota Mojokerto-GEMA MEDIA: Pelaksanaan Festival Jalur Rempah Titik Simpul Jawa Timur di Kota Mojokerto dimaksudkan sebagai langkah awal  dalam membangkitkan kejayaan rempah. Sementara terkait upaya lebih lanjut, Walikota Mojokerto, Ika Puspitasari, menghendaki hal yang lebih konkrit dan melibatkan sinergi antar daerah.

"Tentu hal yang bisa dilakukan tidak sekadar menggelar diskusi atau workshop. Tapi kedepannya diharapkan ada upaya yang lebih konkret, lebih luas, dan bersinergi antar daerah, khususnya lingkup regional  Jawa Timur", ujarnya dalam acara Sarasehan Jalur Rempah Lingkup Jawa Timur, Rabu siang (3/11/2021).

Walikota Mojokerto saat memberikan sambutan dalam serasehan-jen


Pihaknya menegaskan bahwa puncak dari kebangkitan kejayaan rempah adalah pertumbuhan ekonomi, sehingga meningkatkan kesejahteraan dan kemakmuran masyarakat.

Hal tersebut juga diamini oleh Dirjen Kemendikbudristek, Hilman Farid, yang turut hadir dalam kegiatan tersebut. Pihaknya mengungkapkan bahwa rempah sebagai bagian dari keanekaragaman hayati Indonesia bukan sekadar potensi masa lalu, melainkan juga masa kini dan yang akan datang.

"Indonesia keanekaragaman hayati tertinggi di dunia. Keanekaragaman budayanya juga tergolong tinggi. Jika keduanya dipadukan, tidak ada alasan bagi orang Indonesia untuk miskin, kelaparan", ujarnya.

Lebih lanjut pihaknya juga menekankan jika perihal tadi tidak akan luput dalam Rancangan Pembangungan Jangka Panjang nasional (RPJPN) untuk 2025-2045, yang akan dirumuskan pada tahun 2024. Sehingga diharapkan juga komitmen bersama, utamanya dari kepala daerah, untuk turut menjadikan keanekaragaman hayati dan budaya sebagai salah satu prioritas dalam pembangunan daerah.

Dalam forum yang diselenggarakan di hotel Ayola tersebut, seluruh pihak yang hadir pun turut menyepakati perihal pentingnya membangkitkan kejayaan rempah di tanah air.

Sebagai informasi, sejumlah undangan yang juga hadir antara lain Direktur Pengembangan dan Pemanfaatan Kebudayaan Kemendikbudristek, anggota Komisi E DPRD Jawa Timur, Kurator Jalur Rempah, Bupati Mojokerto, Walikota dan Wakil Walikota Batu, Wakil Bupati Malang, Wakil Bupati Jombang, Wakil Bupati Situbondo, serta Bupati Lamongan. (El/an)

 

 
Bagikan berita ini:

Berita Terkait: