JAMBORE ORMAS, WUJUDKAN LINGKUNGAN RW. HARMONI

gambar utama
Pembukaan jambore ormas oleh Walikota Mojokerto dan dialog wawasan kebangsaan-jen
Kota Mojokerto – GEMA MEDIA :  Jambore Ormas Kota Mojokerto tahun 2021 kali ini akan melakukan aksi nyata dengan bhakti sosial di RW.01 Kelurahan Jagalan Kecamatan Kranggan. Sebanyak 100 orang keterwakilan dari 38 ormas yang ada di Kota Mojokerto yang akan melakukan pendampingan di Lokasi tersebut.

Kegiatan yang berlangsung 3 hari dibuka oleh Walikota Mojokerto Ika Puspitasari bertempat di  Sanggar Pramuka Jl.Raya Ijen Kota Mojokerto, pada selasa 26/10/2021.  Yang juga dilanjutkan dengan dialog wawasan kebangsaan dengan menghadirkan Narasumber Dr.Suko Widodo Pakar Komunikasi dari Unair Surabaya, serta Faqih Usman Ketua Forum Komunikasi Antar Umat Beragama (FKUB) Kota Mojokerto.

Ning Ita sapaan akrab Walikota Mojokerto memberikan apresiasi atas kegiatan jambore ormas yang digagas oleh Bakesbangpol dengan mengusung tema “Memelihara dan mengembangkan lingkungan RW. Harmoni”. Terangnya.

Walikota Mojokerto, Sekdakot, Kepala Bakesbangpol dan Narasumber-jen


Ning Ita berharap setelah RW.01 Jagalan dapat terwujud sebagai lingkungan yang harmoni, maka kedepan dapat dilanjutlan ke RW- RW lainnya di Kota Mojokerto. “ Di Kota Mojokerto terdapat 178 RW, jika semua dapat terwujud lingkungan yang harmoni. Saya kira bukanlah sebuah mimpi/tujuan yang muluk-muluk jika semua RW. tercipta lingkungan yang hrmoni” tandasnya.

Foto bersama Walikota , Nrasumber dan peserta-jen


Melalui kegiatan jambore ini lanjutnya, Kita berupaya bersama organisasi masyarakat untuk berdiskusi dan berdialohg dengan warga, untuk memelihara bagaimana lingkungan RW. di Kota Mojokerto ini menjadi Lingkungan yang harmoni. Jika semua lingkungan aktif, maka pembangunan di Kota Mojokerto dapat berjalan lancar, karena adanya partisipasi aktif seluruh masyarakat untuk mewujudkannya.

Menyinggung adanya pandemic Covid-19, Ning  Ita menyampaikan ada 3 hal tugas dari pemerintah pusat kepada pemerintah daerah dalam menangani kasus Covid-19, yaitu masalah kesehatannya, jaring pengaman sosial dan pemulihan ekonomi. “Alhamdulilah berkat partisipasi semua pihak yang senantiasa disiplin protokol kesehatan, kini Kota Mojokerto pada posisi PPKM level 1” ucapnya.

Sementara itu Moch.Imron Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Bakesbangpol) Kota Mojokerto selaku instansi Pembina ormas menyampaikan, maksud dan tujuan terselenggaranya jambore ormas ini antara lain, memberikan fasilitasi kepada pengurus organisasi kemasyarakatan yang tergabung dalam gerakan aksi nyata ormas untuk mengimplementasikan komitmen bersama sebagai wujud bhakti ormas kepada pemerintah Kota Mojokerto. Selain itu juga untuk meningkatkan kerjasama sinergitas dan stabilitas antar ormas dalam merintis harmoni kota Mojokerto.

Menurut Imron, peserta dipastikan sudah melaksanakan vaksinasi dan selama kegiatan tetap menjaga protokol kesehatan. Rangkaian kegiatan jambore ini dilanjutkan pada hari jumat dan sabtu tanggal 29 dan 30 Oktober 2021.

Beberapa kegiatan yang akan dilaksanakan diantaranya kerja bhakti ormas dan warga, bantuan sembako bagi keluarga tidak mampu, bantuan bibit tanaman pucuk merah untuk lingkungan, sosialisasi Bank Sampah, sosialisasi Keluarga Sakinah Mawadah Warohmah, Sosialisasi penyalahgunaan Narkoba, kegiatan kewirausahaan dan lainnya sesuai kesepakatan dengan warga setempat.

Untuk memudahkan komunikasi terbagi menjadi beberapa segmen yaitu Ibu-ibu, pemuda dan bapak-bapak.  Turut hadir dalam pembukaan kali ini, Sekretaris Daerah Kota Mojokerto Gaguk Tri Prasetyo dan Camat serta Lurah Se-Kota Mojokerto (an).

 

 
Bagikan berita ini:

Berita Terkait: