CAPAIAN VAKSINASI KOTA MOJOKERTO MASUK 10 BESAR NASIONAL
Mojokerto - GEMA MEDIA ; Kota Mojokerto masuk dalam 10 besar Kabupaten/Kota dengan capaian vaksinasi tertinggi secara Nasional, serta menempati posisi teratas di Provinsi Jawa Timur.
Hal tersebut disampaikan Wali Kota Mojokerto Ika Puspitasari usai membuka Inkubasi Wirausaha jajanan tradisional di Work Shop Alas Kaki Surodinawan. Senin (20/9/2021).
"Pada level Jawa timur kita memang sudah tertinggi, teratas, nomor satu. Kemudian kalau secara Nasional bisa dilihat di webnya kemenkes.co.id atau kcppen itu kita masuk 10 besar nasional dalam pencapaian vaksinasi" ungkap Ning Ita sapaan akrab Wali Kota
Data terbaru capaian terkini vaksinasi Kota Mojokerto sudah mencapai 186,48 % pada dosis pertama, dan 119,42 % pada dosis kedua. Yang artinya telah mencapai target herd imunity.
"Capaian ini bisa dikatakan untuk target kekebalan kelompok (herd imunity) di Kota Mojokerto telah tercapai" jelasnya.
Menurut Ning Ita, capaian vaksinasi menjadi salah satu indikator daerah dalam penentuan level PPKM. Oleh karena itu ia berharap Kota Mojokerto bisa turun menjadi level 1 dalam penentuan PPKM minggu depan.
Lebih lanjut menurut Ning Ita ia telah mengajukan penerapan scanning barcode aplikasi pedulilindungi yang rencananya akan diterapkan pada seluruh kantor layanan publik di Kota Mojokerto.
"Kita sedang berproses mengajukan kepada Kementerian, diseluruh kantor pelayanan publik Pemerintah Kota Mojokerto kita mintakan barcode pedulilindungi, semoga segera di acc dalam waktu dekat" pungkasnya. (dit/an)
Hal tersebut disampaikan Wali Kota Mojokerto Ika Puspitasari usai membuka Inkubasi Wirausaha jajanan tradisional di Work Shop Alas Kaki Surodinawan. Senin (20/9/2021).
"Pada level Jawa timur kita memang sudah tertinggi, teratas, nomor satu. Kemudian kalau secara Nasional bisa dilihat di webnya kemenkes.co.id atau kcppen itu kita masuk 10 besar nasional dalam pencapaian vaksinasi" ungkap Ning Ita sapaan akrab Wali Kota
Data terbaru capaian terkini vaksinasi Kota Mojokerto sudah mencapai 186,48 % pada dosis pertama, dan 119,42 % pada dosis kedua. Yang artinya telah mencapai target herd imunity.
"Capaian ini bisa dikatakan untuk target kekebalan kelompok (herd imunity) di Kota Mojokerto telah tercapai" jelasnya.
Menurut Ning Ita, capaian vaksinasi menjadi salah satu indikator daerah dalam penentuan level PPKM. Oleh karena itu ia berharap Kota Mojokerto bisa turun menjadi level 1 dalam penentuan PPKM minggu depan.
Lebih lanjut menurut Ning Ita ia telah mengajukan penerapan scanning barcode aplikasi pedulilindungi yang rencananya akan diterapkan pada seluruh kantor layanan publik di Kota Mojokerto.
"Kita sedang berproses mengajukan kepada Kementerian, diseluruh kantor pelayanan publik Pemerintah Kota Mojokerto kita mintakan barcode pedulilindungi, semoga segera di acc dalam waktu dekat" pungkasnya. (dit/an)

