PENDIDIKAN WAWASAN KEBANGSAAN PADA KONDISI PANDEMI, SASAR PELAJAR SMP NEGERI/SWASTA KOTA MOJOKERTO

gambar utama
Ning Ita saat akrab dengan waikil Walikota Mojokerto
Mojokerto-GEMA MEDIA : Kondisi pandemi Covid-19, yang berdampak terhadap semua sektor diperlukan ketangguhan dan ketahanan dalam menghadapinya. Terlebih lagi bagi generasi muda dan kalangan pelajar. Untuk membentuk karakter kepedulian dan kepekaan bagi kalangan pelajar, Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Bakesbangpol) Kota Mojokerto menggelar sosialisasi wawasan kebangsaan pada masa pandemi covid-19 bagi siswa/siswi SMP negeri dan swasta se-Kota Mojokerto, rabu 15/9/2021.

Karena keterbatasan tempat dan harus mempertimbangkan protokol kesehatan, maka Sosialisasi yang digelar peserta terbatas di Pendopo Sabha Mandaya Madya Pemkot Mojokerto diikuti oleh perwakilan siswa/siswi SMP Negeri dan swasta.

Mochamad Imron Kepala Bakesbangpol Kota Mojokerto menyampaikan, kegiatan dini digelar atas dasar Permendagri 71/2012 tentang Pendidikan Wawasan Kebangsaan. Melalui sosialisasi ini dimaksudkan, agar para peserta khususnya siswa-siswi memahami tentang wawasan kebangsaan. Selain itu juga untuk membentuk karakter peserta didik agar memiliki jiwa nasionalisme, kepekaan dan kepedulian terhadap bangsa dan tanah air.

momeant foto bersama Ning Ita-jen


Ning Ita Walokota Mojokerto


Walikota Mojokerto Ika Puspitasari pada kesempatan tersebut juga memberikan wejangan kepada anak-anak usia SMP ini, agar dapat mengerti dan memahami pentingnya wawasan kebangsaan pada masa pandemi covid-19. “Mengapa kok wawasan kebangsaan pada masa pandemi” tanya Ning Ita sapaan akrab Walikota Mojokerto kepada para pelajar ini.
Pada masa sebelumnya, kondisi pandemi ini ada PPKM darurat yang berdampak pada pembelajaran jarak jauh, lampu penerangan malam hari dipadamkan dan lainnya. Kemudian PPKM level 4 hingga turun level 3 dan seterusnya. “ Untuk ini kalian harus paham agar tidak terjadi kesalahpahaman” lanjutnya.
Ning Ita sangat mengapresiasi anak-anak yang menjadi peserta sebagai duta sekolah. “Kalian harus bangga sebagai perwakilan sekolah, karena tidak mungkin semua diundang dan hanya perwakilan” ucapnya.
Secara interaktif, Ning Ita juga bertanya kepada anak-anak apakah sudah vaksin atau belum. Ternyata mereka yang hadir sudah melaksanakan vaksinasi covid-19.
Dengan vaksin akan tercipta herd immunity (kekebalam kelompok) sehingga sebagai benteng dalam kehidupan dalam new normal.
Jika masyarakat sudah divaksin kita bisa hidup berdampingan dengan virus covid-19 tanpa ada kekawatiran. “Walau demikian Ia minta agar tetap menjaga protokol kesehatan” tegasnya.
Kondisi pandemic perlu mengendalikan diri, mempunyai semangat kebersamaan, mengikuti aturan baik yang diatur oleh Presiden Gubernur atau Bupati/Walikota, tandasnya. Untuk lebih mendalami wawasan kebangsaan Bakesbangpol menghadirkan narasumber Letkol Infateri Purnawirawan Drs Didi Suryadi, M.AP Persatuan Purnawirawan Prov. Jawa Timur.(an)
Bagikan berita ini:

Berita Terkait: