Rohaniawan saat melakukan sumpah/janji pelantikan oleh Walikota-Jen
Mojokerto – GEMA MEDIA : Dalam wawancara dengan awak media, Walikota Mojokero Ika Pusitasari menegaskan Promosi jabatan didasarkan hasil kinerja, bukan hanya semata senioritas kepangkatan atau golongan.
Struktur jabatan di pemerintahan semakin keatas semakin sedikit formasinya. Ibarat sebuah piramida, artinya semakin keatas semakin sedikit peluang untuk mendapatkannya. Karena itu orang-orang tertentu saja yang mendapatkan promosi.
“Orang-orang tertentu yang dimaksud adalah fokusnya, penekanannya, prioritasnya pada kinerja, bukan hanya menyangkut senioritas atau kepangkatan saja “.ucap Ning Ita Jumat 10/92021 di pendopo Kridatama Rumah Rakyat Kota Mojokerto..
Sebagai ASN, harus berkomitmen sebagaimana yang sudah ditandatangai pada pakta integritas bertanggungjawab kepada Walkota Mojokerto.
Dalam pelantikan kali ini sebanyak 52 orang pejabat terdiri dari administrator 3 orang, pengawas 38 orang dan fungsional sebanyak 11 orang yang bertugas pada bagian pemadam Kebakaran Satuan polisi pamong praja dan uji kendaraan bermotor pada pada Dinas perhubungan.
Walikota saat melantik 52 pejabat-jen
Menurut Ning Ita sapaan Walikota, mutasi, rotasi dan promosi pejabat struktural merupakan bagian dari reformasi birokrasi yang sudah dilakukan secara konsisten. Pada pelantikan ini juga dilakukan pengangkatan pertama ke dalam jabatan fungsional, dan pengangkatan melalui inpassing ke dalam jabatan fungsional.
“Pengangkatan jabatan fungsinal melalui jalur inpassing ini sesuai surat Menteri dalam negeri Republik Indonesia Nomor 364.1/4259/bak perihal penyampaian rekomendasi pengangkatan pejabat fungsional bagi aparatur pemadam kebakaran dan penyelamatan di daerah melalui inpassing” tegas Ning Ita. Selain itu juga atas surat edaran Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan RB tanggal 9 september 2020 perihal pengangkatan kedalam jabatan fungsional melalui pengangkatan pertama.
Selain penataan organisasi dan sumber daya manusia, ini juga karena adanya tuntutan dan menjadi tantangan untuk seluruh pejabat maupun seluruh aparatur di lingkungan Pemerintah Kota Mojokerto untuk menyelaraskan langkah seiring dengan visi dan misi Pemerintah Kota Mojokerto, yaitu mewujudkan Kota Mojokerto yang berdaya saing, mandiri, demokratis, adil, makmur, sejahtera dan bermartabat.
Wakil Walikota, asisten, staf ahli , Sekdakot dan pimpinan OD-jen
Pelantikan ini juga sebagai bentuk kepentingan organisasi dan analisis beban kerja, guna mengangkat dan menempatkan jabatan bagi PNS yang memang sesuai dan memiliki kompetensi. Dengan mempertimbangkan asas the right man on the right place yang terimplementasi di seluruh instansi Pemerintah, menjadi hal yang mutlak dilakukan, dengan harapan dapat meningkatkan kualitas pelayanan dan memaksimalkan produktifitas instansi.
“Saya berharap para ASN tidak cukup hanya bertumpu pada saat di awal pengangkatan atau pada saat naik jabatan saja. Namun harus ada inovasi-inovasi dan kreatifitas yang dihasilkan, yang dapat mendukung perkembangan karir pegawai serta manfaat bagi organisasi” pungkasnya.
Turut hadir Wakil Walikota Mojokerto, Achmad Rizal Zakaria, Sekdakot Gaguk Tri prasetyo, Asisten, staf ahli dan pimpinan OPD, setelah turun mimbar, Ning Ita memberikan ucapan selamat kepada pejabat yang sudah dilantik. (an)