TINGKATKAN KUALITAS PELAYANAN PERIZINAN, PEMKOT MOJOKERTO GANDENG AKADEMISI DARI UNIVERSITAS NAROTAMA SURABAYA

gambar utama
Walikota Mojokerto saat memberikan arahan kegiatan Bimtek DPM-PTSP Naker-jen

Mojokerto - GEMA MEDIA ; Dalam rangka meningkatkan kualitas pelayanan perizinan dan non perizinan di Kota Mojokerto, Pemerintah Kota Mojokerto melalui Dinas Penanaman Modal, Perizinan, Terpadu Satu Pintu dan Tenaga Kerja (DPMPTSP - NAKER) menggelar Bimbingan Teknis (Bimtek) bagi tim teknis DPMPTSP-NAKER dan OPD terkait. Sabtu (21/8/2021).


Bertempat di Ruang Sabha Madala Madya Balai Kota Mojokerto, Bimtek tersebut menhadirkan Narasumber Dr. Rusdianto Sesung SH,. MH, Dekan Fakultas Hukum Universitas Narotama Surabaya.


Turut hadir dalam Bimbingan Teknis Sekretaris Daerah Kota Mojokerto Gaguk Tri Prasetyo, Plt. Kepala DPMPTSP- NAKER Heriyana Dodik, serta Asisten Pemerintahan dan Kesra Abd. Rachman Tuwo.



Pada kesempatan ini Ning Ita sapaan akrab Wali Kota meminta agar Dinas terkait terus meng-upgrade pelayanan dengan terus berinovasi guna mempercepat serta lebih menyederhadakan birokrasi terutama dalam mendapatkan perizinan yang dibutuhkan masyarakat.


"Kita tidak boleh kemudian berpuas diri, masih perlu ada terobosan- terobosan baru dalam rangka memperbanyak, mempercepat, mempermudah investasi di daerah khususnya di Kota Mojokerto, kita perlu untuk melakukan perubahan, salah satunya OSS berbasis resiko yg semakin mempercepat, menyederhanakan serta terintegrasi antara satu dengan yang lainya" ungkapnya.




Bimtek tingkatkan pelayanan kerjasama dengan Universitas Narotama Surabaya-jen

Lebih lanjut menurut Ning Ita, salah satu terobosan dalam mempercepat serta mempermudah investasi di Kota Mojokerto adalah dengan Inovasi "Jempol Mempesona" (Jemput Bola Memberikan Pelayanan Sistem OSS (NIB) Tanpa Biaya) yang di luncurkan oleh DPMPTSP- NAKER kota Mojokerto dalam beberapa waktu terakhir.


"Jenis pelayanan yang jemput bola yang sudah kita lakukan berkeliling dari satu kelurahan ke kelurahan yang lain ini sudah menunjukan suatu bukti, ribuan UKM kita sudah memiliki NIB, capaian yang luar biasa" jelasnya.




Dari kiri : Narasumber, Walikota, Sekdakot dan Plt.DPM-PTSP dan naker-jen

Meski kondisi Kota Mojokerto dengan lahan terbatas dengan kepadatan penduduk yang terbilang tinggi, tidak menyurutkan semangat Kota Mojokerto dalam memaksimalkan peluang investasi dalam rangka menambah jumlah PAD serta mengoptimalkan peran serta masyarakat ikut bergerak secara ekonomi di daerahnya.


"Kita memberikan kesempatan yang besar bagi warga kota mojokerto bisa menjadi tuan rumah di daerahnya sendiri" tegas Ning Ita.


Ia berharap melalui pelayanan perizinan yang lebih inovatif dan lebih mudah maka akan mempercepat investasi dan pemulihan ekonomi di Kota Mojokerto.


"Harus ada pola pikir cepat, muda, tepat, maka forum bimbingan teknis pada siang hari ini mari kita manfaatkan bersama-sama untuk berdiskusi dengan ahlinya sehingga akan ditemukan solusi yang aplikatif ketika dilapangan mengalami kondisi terkait pelayanan yang kurang cepat" pungkasnya. (dit/an)

Bagikan berita ini:

Berita Terkait: