Ning Ita kembali salurkan 150 sembako bagi lansia duafa di Kota Mojokerto

gambar utama
Ning Ita menyerahkan bantuan kepada lansia duafa secara simbolis-jen
Mojokerto – GEMA MEDIA ; Wali Kota Mojokerto Ika Puspitasari bersama Baznas Kota Mojokerto dan Mitra Baznas, kembali menyalurkan bantuan sosial bagi warga pra sejahtera di Kota Mojokerto. Bantuan kali ini berupa Sembako bagi lansia duafa yang secara simbolis dilakukan di Lingkungan Ngaglik, Kelurahan Kranggan dan Sumolepen, Kelurahan Balongsari Kota Mojokerto. Jumat (2/7/2021).

Menurut Ning Ita sapaan akrab Wali Kota, adanya perubahan Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS) yang terjadi setiap tahun mengakibatkan adanya warga pra sejahtera yang belum tercover bantuan APBD, untuk itu Pemkot Mojokerto bekerjasama dengan Baznas Kota Mojokerto menyisir serta mengcover warga pra sejahtera tersebut.

“Ini adalah upaya Pemkot Mojokerto bagaimana bisa meningkatkan kesejahteraan warga, khususnya warga yang masuk di dalam DTKS, dimana setiap tahun terjadi perubahan data, dalam rangka mengakomodir perubahan data tersebut, memang yang telah dianggarkan di dalam APBD tidak bisa mengcover secara menyeluruh sehingga solusi yang kami lakukan adalah bersinergi dengan Baznas Kota Mojokerto” ungkap Ning Ita.

Walikota didampingi Baznas menyerahkan bantuan dri orangtua asuh-jen


Dari hasil penyisiran serta verifikasi data yang dilakukan oleh Pemkot Mojokerto melalui Dinas Sosial Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (Dinsos P3A) dengan Baznas Kota Mojokerto, ditemukan sebanyak 50 lansia duafa yang belum tercover bantuan APBD.

“Dengan penyisiran dan pendistribusian yang lebih merata ini harapan kami tingkat kesejahteraan warga juga bisa meningkat. Karena dengan adanya pandemi ini jelas diseluruh Indonesia mengalami peningkatan angka kemiskinan yang signifikan, ini adalah upaya sinergi bersama – sama” jelasnya.

Lebih lanjut pada kesempatan tersebut, Ning Ita bersama Baznas Kota Mojokerto turut melaunching program orang tua asuh untuk yatim dan lansia bagi warga pra sejahtera yang ada di Kota Mojokerto.

“Orang Tua asuh ini nantinya akan memberikan uang saku bagi anak yatim yang disalurkan melalui Baznas Kota Mojokerto, ada yang lima ribu perhari,  ada yang tujuh ribu lima ratus  perhari, ada yang sepuluh ribu perhari nanti dikalikan 30 hari” ungkap Dwi Hariadi selaku Ketua Baznas Kota Mojokerto.

Penyerahan sertifikat kepada orangtua asuh-jen


Sementara itu Ketua Ikatan Notaris Indonesia (INI) Kab/Kota Mojokerto Gema Bismantaka sebagai salah satu donatur Baznas menuturkan, INI Mojokerto tergerak untuk ikut bersinergi dengan Pemkot Mojokerto dalam rangka mensejahterakan warga khususnya warga kurang mampu di Kota Mojokerto.

“Kami melihat bahwa dengan adanya pandemi seperti ini banyak masyarakat yang semakin susah, oleh karena itu bertepatan dengan HUT INI ke 113 kami notaris Mojokerto menyisihkan rejekinya untuk diwujudkan dalam bentuk sembako, apalagi ditambah ada program orang tua asuh, dengan program yang bagus ini, kami akan ikut” ujar Gema.

Turut mendampingi Ning Ita, Kepala DinosP3A Choirul Anwar, Kepala Bagian Kesejahteraan Rakyat Iwandoko, serta Kepala Bagian Protokol dan Komunikasi Pimpinan Hatta Amrulloh. (dit/an)
Bagikan berita ini:

Berita Terkait: