Mojokerto – GEMA MEDIA : Dalam rangka mendukung keberlangsungan Usaha Kecil Menengah (UKM) di Kota Mojokerto ditengah pesatnya transformasi digital, Pemerintah Kota Mojokerto menggelar Focus Group Discussion (FGD) Transaksi Digital dan Market Place bagi pelaku UKM/IKM Kota Mojokerto yang dibuka oleh Wali Kota Mojokerto Ika Puspitasari, di Pendopo Sabha Kridatama Rumah Rakyat Kota Mojokerto. Kamis (1/7/2021).
Dihadapan 30 peserta yang terdiri dari pelaku UKM/IKM Kota Mojokerto Ning Ita sapaan akrab Wali Kota menuturkan, para pedagang harus memiliki ilmu yang mumpuni agar bisa tetap eksis bertahan ditengah transformasi digital yang terjadi.
FGD Transaksi Digital dan Market Place bagi UMKM/IKM-jen
“Transformasi digital ini tidak bisa dihindari, semua pasti akan beralih pada penggunaan teknologi informasi, mulai dari transaksi sampai pemasaranya, oleh karena itu para pedagang harus memiliki ilmu yang mumpuni bagaimana agar bisa tetap eksis dalam rangka membantu pemulihan ekonomi Nasional” ungkapnya.
Lebih lanjut menurutnya dengan pemanfaatan teknologi informasi juga dapat meminimalisir kontak secara langsung antara pedagang dan pembeli, yang mampu membantu memutus mata rantai penyebaran covid – 19.
“Tolong dimanfaatkan sebaik mungkin FGD ini, untuk menambah ilmu, agar pelaku usaha ini tetap bisa berjualan ditengah pandemi covid – 19 yang masih berlangsung hingga saat ini. Kalau sektor riil ini tetap bergerak, maka ekonomi akan tetap berputar dan Negara tidak akan mengalami keterpurukan yang lebih dalam akibat pandemi covid – 19” jelasnya.
Turut hadir dalam FGD, Kepala Bagian Perekonomian dan Sumber Daya Alam Sekretariat Daerah Kota Mojokerto Ary Setiawan, serta menghadirkan Narasumber Pimpinan Cabang Bank Jatim Mojokerto Eko Yudi Prastowo, Vera Prayuwati dari Public Speaking V Management, serta Kepala Bidang Perdagangan Diskopukmperindag Ganesh Pressiatantra. (dit/an)