KADIS KOMINFO KOTA MOJOKERTO PROMOSIKAN LAYANAN BERBASIS IT YANG DIMILIKI PEMKOT MOJOKERTO

gambar utama
Kadiskominfo Kota Mojokerto saat memberikan materi kepada peserta pelatihan-dit
MOJOKERTO – GEMA MEDIA ; Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kota Mojokerto Gaguk Tri Prasetyo ATD. MM didapuk menjadi salah satu Narasumber Pelatihan dan Sertifikasi Kompetensi berbasis Standar Kompetensi Kerja Nasional Indonesia (SKKNI) bidang Informatika bagi angkatan kerja muda yang diselenggarakan oleh BPSDMP Kominfo  Jawa Timur di BallRoom Ayola Hotel Jl. Benteng Pancasila No. 9 Kota Mojokerto. Kamis (4/3/2021).

Pelatihan yang diadakan selama satu minggu dari tanggal 1 hingga 6 Maret 2021 tersebut, diikuti lebih dari 50 peserta yang telah lolos seleksi. Dalam kesempatan tersebut Gaguk Tri Prasetyo memberikan materi tentang peran pemerintah Kota Mojokerto dalam menghadapi Revolusi Industri 4.0.

Menurutnya, revolusi industry 4.0 berdampak pada perubahan sistemik dalam seluruh sendi kehidupan di banyak sektor, termasuk di Kota Mojokerto. Kota dengan luas paling kecil di Indonesia ini memiliki visi terwujudnya masyarakat kota Mojokerto yang berdaya saing, mandiri,  demokratis, adil , makmur, sejahtera dan bermartabat.

“Untuk mewujudkan visi misi tersebut, salah satu upayanya yaitu dengan mewujudkan ‘smart city’, yang memiliki ciri diantaranya ; masyarakat yang cerdas, E- government atau system pemerintahan berbasis elektronik (SPBE).” Tuturnya .

Peserta Pelatihan dan Sertifikasi Kompetensi berbasis SKKNI -dit


Di era pemerintahan Ning Ita sebagai Wali Kota Mojokerto saat ini, Kota Mojokerto mengupayakan pencapaian index SPBE semakin meningkat, mengingat index SPBE merupakan tolak ukur tingkat kematangan pemerintah daerah dalam Penyelenggarakan E- government.

“Tingkat SPBE di kota Mojokerto dari tahun ke tahun terus meningkat, dan sekarang sudah diangka 3, 22 dari nilai index SPBE yang paling tinggi adalah 5. Pada tahun 2023, Kota Mojokerto menargetkan tingkat index SPBE pada angka 3,51.” Jelasnya.

Guna meningkatkan kualitas SDM di Kota Mojokerto, Diskominfo telah menyiapkan layanan ‘Tele Center’ yang bertempat di GMSC kota Mojokerto. layanan tersebut siap mendampingi warga kota Mojokerto yang ingin belajar maupun mengadakan pelatihan berbasis internet dan teknologi.

“pelatihan – pelatihan ini kami berikan secara gratis tanpa dipungut biaya. Kami ada layanan di tempat maupun mobiling atau layanan jemput bola. Jadi yang tidak bisa datang ke GMSC, kami yang akan mendatangi anda untuk memberikan pelatihan.” Pugkasnya.

Selain menyiapkan peningkatan SDM, kota Mojokerto juga telah menyiapkan pembangunan infrastruktur, diantaranya jaringan fiber optick, layanan wifi secara gratis pada 158 titik yang tersebar di seluruh kota Mojokerto, ruang server yang terintegrasi bagi seluruh OPD, serta yang sedang dalam proses adalah layanan ‘Command Center’. Lebih lanjut gaguk mengenalkan beberapa layanan berbasis elektronik unggulan Pemerintah Kota Mojokerto kepada peserta yang hadir, salahsatunya layanan ‘Curhat Ning Ita’.

Menutup pemaparanya, Ia mengingatkan kepada para peserta yang hadir untuk membiasakan 5 M diantaranya Memakai masker, mencuci tangan dengan sabun dan air mengalir, menjaga jarak, mengurangi mobilisasi. Serta melakukan vaksinasi jika sudah dijadwalkan. (dit/nop)
Bagikan berita ini:

Berita Terkait: