Walikota Mojokerto (tengah) saat mengajar secara online
MOJOKERTO-GEMA MEDIA: Puluhan Kepala Sekolah dari Sekolah Dasar (SD) dan Sekolah Menengah Pertama (SMP) pun ikut serta dalam pembelajaran daring bersama Ning Ita sapaan akrab Walikota Mojokerto, yang dilaksanakan dari di Rumah Dinas Wali Kota Mojokerto di Jalan Hayam Wuruk No. 50 Kota Mojokerto.
Hal baru yang dilakukan Walikota Mojokerto ini sebagai salah satu upaya bangkitkan motivasi siswa di Kota Mojokerto pada masa pandemi. Ning Ita terjun langsung mengajar daring, tak lain sebagai antisipasi merosotnya semangat seluruh siswa selama enam bulan menjalani pembelajaran dari rumah masing-masing.
Ning Ita menjelaskan, program tersebut dilakukan tak lain karena dampak yang ditimbulkan pandemi COVID-19 cukup berpengaruh tak terkecuali di sektor pendidikan. Bahkan menurutnya, suasana pengajaran melalui daring tersebut membawa dampak khusus secara psikologi yang sangat signifikan terhadap kebiasaan mereka sehari-hari.
Belajar secara daring bersama Walikota Mojokerto-jen
“Sudah hampir enam bulan ini anak-anak kita tidak bisa lagi mengenyam pendidikan seperti biasa. Harusnya mereka kembali ke sekolah berinteraksi dengan teman-temannya bisa bercanda, bersenda gurau menghabiskan waktu belajar, dan juga ada sisa waktu bermain bersama teman-teman seangkatan mereka,” terang Walikota perempuan pertama Kota Mojokerto ini.
Ia menambahkan, kondisi seperti ini yang berlangsung berhari-hari hampir setengah tahun tentu membuat merosotnya motivasi siswa dalam pembelajaran akibat kejenuhan yang terjadi.
“Untuk itulah saya membuat inovasi bagaimana saya mengajar mereka melalui daring kemudian ditindak lanjuti dan diikuti dengan interaksi berdialog, dengan pertanyaan stimulan positif dari mereka agar mereka tetap memiliki motivasi agar mereka tetap semangat belajar,” paparnya.
Ning Ita melakukan pengajaran daring di bidang IPS dengan mata pelajaran konsentrasi pelajaran ekonomi bagi siswa SMP. dan mata pelajaran agama Islam bagi siswa SD. Ning Ita mendapat pertanyaan, sehingga ia bangga bahwa ternyata generasi bangsa memiliki kualitas prima.
“Ternyata mereka luar biasa semangatnya, dan pertanyaan-pertanyaannya juga luar biasa. Mereka akan menjadi generasi penerus bangsa yang memiliki kualitas prima, dibandingkan kita yang tidak pernah mengalami masa seperti ini,” imbuhnya.
Selain menjawab pertanyaan dari perwakilan siswa yang melakukan daring bersama. Dalam sesi tanya jawab Ning Ita, memberikan hadiah sebuah tablet bagi siswa yang bisa menjawab pertanyaannya.
"Semoga hadiah tersebut juga menjadi pemicu semangat para siswa untuk terus belajar, untuk meningkatkan ilmu serta prestasi di dunia pendidikan," pungkasnya.(jen/an)