MANFAATKAN BOTOL BEKAS JADI PRODUK BERKUALITAS, KELURAHAN MAGERSARI GELAR PELATIHAN DAUR ULANG.

gambar utama
pelatihan daur ulang dari botol bekas air mineral-an
MOJOKERTO-GEMA MEDIA : Mendaur ulang bahan-bahan bekas atau limbah, bukanlah hal yang baru. Namun kegiatan ini masih dipandang perlu mengingat limbah atau sampah dari rumah tangga tidak akan pernah habis.  Bahkan dapat menjadi masalah jika tidak dikelola dengan baik.  Oleh karena itu untuk mencapai tujuan multi guna, Kelurahan Magersari menggelar pelatihan daur ulang yang berbahan dari botol bekas air mineral.

peserta antusias belajar membuat kalung pesta dan bunga dari botol-an


Lurah Magersari, Supartoyo, S.Sos saat membuka pelatihan tersebut menyampaikan bahwa, pelatihan ini menggunakan Dana Alokasi Umum (DAU) tambahan.  Untuk Kelurahan Magersari sudah banyak kegiatan sejenis pelatihan yang diselenggarakan oleh LPM salah satu diantaranya adalah pelatkihan daur ulang. “saya berharap kepada bapak ibu para peserta yang ikut, mohon dengan sungguh-sungguh, karena peserta yang diundang ini merupakan perwakilan dari penduduk Magersari yang jumlahnya hampir 7 ribu jiwa’ katanya.

contoh produk jadi kalung pesta dari botol bekas air mineral-an


Lurah Magersari dan ketua LPM saat pembukaan pelatihan-an


Mengingat  kondisi pandemi, sesuai ketentuan Perwali nomor 55 tahun 2020 diantaranya tidak boleh mengumpulkan warga lebih dari 30 % dari kapasitas ruangan. Tetep mematuhi protocol kesehatan. Setelah pelatihan ini dapat dipraktekkan dengan warga sekitar melalui PKK atau pertemuan lain  agar bisa lebih berkembang. “yang ikut sekarang ini merupakan pilihan” kata mantan Lurah Surodinawan ini.

Sementara itu Joko Rustianto, SE ketua Lembaga Pemberdayaan Masyarakat (LPM) Kelurahan Magersari juga menyampaikan, bahwa hasil dari pelatihan ini akan lebih bermanfaat jika para peserta ini dapat mengikuti dengan serius.  Kalau kita lihat contoh-contoh hasil karya yang sudah jadi, ini sangat optimis  hasil karya para peserta ini dapat menghasilkan rupiah jika benar-benar ditekuni.Joko demikian dipanggilnya, juga menyampaikan bahwa program LPM tahun depan akan mengadakan lomba dari semua hasil pelatihan yang pernah diikuti.  Hal ini tujuannya adalah untuk  mengevakluasi sejauhmana pelatihan yang sudah pernah diberikan ini membuahkan hasil “ setelah ini silahan berinovasi agar dapat membuka lapangan usaha baru guna menambah income keluarga” terangnya.

Pelatihan yang digelar kali ini menghadirkan Instruktur dari CV. Najwa Kranggan dengan membuat 2 (dua) produk yaitu kalung pesta dan Bunga lili dan bunga sepatu dari botol bekas air mineral. Mamik Wahyuningsih dan tim dengan  telaten mengajari para peserta dan semua berhasil membuat satu produk yang bisa dibawa pulang. (an)
Bagikan berita ini:

Berita Terkait: