FORUM ANAK KELURAHAN WATES DIBEKALI ILMU PUBLIC SPEAKING

gambar utama
Lurah Wates dan Narasumber serta Panitia saat pembukaan pelatihan Public Speaking-an
MOJOKERTO-GEMA MEDIA : Adanya Dana Alokasi Umum (DAU) tambahan  di Kelurahan, dapat mengembangkan kegiatan yang berbasis masyarakat. Kelurahan Wates misalnya, telah menggelar pelatihan public speaking bagi anak-anak yang tergabung di Forum Anak Kelurahan, rabu 15/7/2020.

Amanullah Widi Prawiro Buwono Lurah Wates menyampaikan, pelatihan kali ini diharapkan dapat memberikan bekal kepada anak-anak dalam bidang komunikasi yaitu teknik berbicara di depan umum. Hal ini tentunya untuk melengkapi ilmu akademik yang ada di sekolah. Dengan pelatihan ini anak-anak akan mampu berkomunikasi secara lisan ketika tampil dimuka umum.

forum anak Kelurahan wates saat mengikuti pelatihan public speaking-an


Hal senada juga disampaikan oleh Lutfiya Astutik Ketua PKK Kelurahan Wates yang bertindak selaku ketua panitia penyelenggara, bahwa tujuan pelatihan Public speaking ini adalah untuk menambah wawasan ilmu berkomunikasi secara lisan bagi anak-anak dan meningkatkan kualitas sumber daya khususnya anak-anak dalam ketrampilan berbicara atau tampil di depan khalayak umum.

Dalam pelatihan kali ini menghadirkan para praktisi broadchasting Radio Gema Fm. Ovie Risna Kartika (Ovie) sekretaris BPPKA yang pernah menjabat selaku Kasubag Protokol bagian Humas dan juga mantan penyiar Radio GEMA FM pegang program English Program.  Kemudian Riani (Ani) penyiar Radio Gema Fm yang sering kali bertugas sebagai moderator talkshow sekaligus jurnalis Gema media. Hadi Ruslin bagian Humas yang juga praktisi Pembawa acara bahasa jawa serta Muster of ceremony  (MC) hiburan.

Ovie Risna Kartika saat memberikan materi MC resmi dan keprotokolan-an


Pada pelatihan kali ini ada 3 (tiga) materi, tekni MC resmi dan keprotokolan disampaikan oleh Ovie, sedangkan komunikasi efektif disampaikan oleh Ani dan Ruslin tentang MC hiburan/ non formal. Disampaikan oleh Ani Riani bahwa, ilmu public speaking sangat penting untuk mendorong kesuksesan karir masa depan anak-anak. Tidak sedikit para tokok sukses karena kemampuannya sebagai public speaker.  Sebaliknya ada kegagalan yang dialami oleh seseorang akibat tidak memiliki kemapuan dalam berbicara di muka umum.  Selain teori para peserta diberikan kesempatan untuk praktek sebagai MC resmi dan hiburan.(an)

 

 

 
Bagikan berita ini:

Berita Terkait: