Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Kota Mojokerto Drs. R. Happy Dwi Prasetyawan, M.Si, membuka pelatihan
MOJOKERTO – GEMA MEDIA : Senin, 16 Maret 2020, Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Kota Mojokerto menggelar acara Pelatihan Olahan Bahan Dasar Ikan ,bertempat di Aula Dinas Ketahanan Pangan Dan Pertanian (DKPP) Kota Mojokerto , Kecamatan Prajurit Kulon. acara tersebut digelar untuk mewujudkan masyarakat yang mandiri, modern dan berdaya saing. Dalam Pelatihan tersebut DKPP menghadirkan narasumber Martha Anugrahani dari Lembaga Pelatihan Kerja (LPK) Anugrah Kota Mojokerto.
Acara dibuka Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Kota Mojokerto Drs. R. Happy Dwi Prasetyawan, M.Si, dalam sambutannya mengatakan Pelatihan Olahan Bahan Dasar Ikan diselenggarakan oleh Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian Kota Mojokerto dikandung maksud supaya ibu-ibu mengerti tentang bagaimana cara mengolah dan membuat makanan olahan dari ikan, baik itu dari ikan lele maupun ikan tuna yang tepat dan bermanfaat sehingga kandungan gizinya tidak hilang termasuk omega 3 nya.
Sri Asih, S.Sos, MM, Kepala Bidang Ketahanan Pangan melaporkan pelaksanaan kegiatan pelatihan
Menurut R. Happy pelatihan olahan bahan dasar ikan sangat berpotensi untuk dikembangkan, karena Walikota Hj. Ika Puspitasari,SE salah satu prioritas pemkot di bawah kepimpinannya adalah menjadikan Kota Mojokerto menjadi Kota Pariwisata untuk itu segala Akses dan segala hal terkait sumber daya manusia (SDM) juga sudah kita persiapkan termasuk bidang kulinernya. Oleh karenanya R. Happy berharap melalui pelatihan ini, peserta bisa mengembangkan usahanya membuat home industry mandiri, modern dan mampu berdaya saing dengan kota-kota dilain daerah.Harapnya.
R. Happy menambahkan sekarang lagi marak virus corona kita tidak usah pesimis yang penting mengedepankan Pola Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) di keluarga seperti datang dari mana saja harus cuci tangan secara teratur dan sesering mungkin cuci tangan dengan air mengalir dengan bahan mengandung alkohol akan membunuh virus yang mungkin ada di tangan. Jaga jarak minimal 1 meter dengan mereka yang batuk atau bersin, lakukan bersin dengan benar dengan cara tersebut mudah-mudahan Kota Mojokerto terhindar dari serangan virus corona. Kata R. Happy
Sri Asih, S.Sos, MM, Kepala Bidang Ketahanan Pangan melaporkan bahwa pelaksanaan pelatihan ini berdasarkan usulan hasil Musrenbang Kota Mojokerto tahun 2019 yakni permohonan pelatihan olahan bahan dasar ikan dari PKK Kelurahan Wates Kecamatan Magersari Kota Mojokerto serta melaksanakan UU No. 18 tahun 2012 tentang pangan. Negara berkewajiban mewujudkan ketersediaan, keterjangkauan dan pemenuhan pangan yang cukup bermutu, bergizi seimbang dan aman (B2SA) dengan memanfaatkan sumber daya local.
Peserta praktek membuat Jamur gulung ikan tuna, abon ikan lele, dan panada kare yang dibimbing oleh narasumber Martha Anugrahani dari LPK Anugrah Kota Mojokerto.
Maksud dan tujuan pelatihan ini untuk mendorong masyarakat berkreativitas dan inovasi dalam pengembangan olahan pangan local bahan dasar ikan guna pemenuhan gizi keluarga dan bernilai komersial. Untuk itu Program Ning Ita sapaan akrab Walikota Mojokerto menumbuhkan pusat-pusat perekonomian baru dan peningkatan ekonomi kreatif. Dia gencar memberdayaan masyarakat melalui ibu-ibu PKK. Produk-produk yang dikelola masyarakat disiapkan ruang pamer dan hasil pemasarannya juga lewat event2 pameran.
kegiatan pelatihan Olahan Bahan Dasar Ikan diikuti oleh 30 orang berasal dari warga PKK Kelurahan Wates Kecamatan Magersari Kota Mojokerto, dilaksanakan selama sehari yaitu hari Senin, tanggal 16 Maret 2020 peserta mendapatkan materi teori, dan praktek membuat Jamur gulung ikan tuna, abon ikan lele, dan panada kare yang dibimbing oleh narasumber Martha Anugrahani dari LPK Anugrah Kota Mojokerto.
Sri Asih dalam kesempatan tersebut juga menambahkan cara mengolah dan mengkonsumsi daun kelor yang benar diantara tidak boleh mengonsumsi daun kelor jika melebihi empat jam setelah dipetik dari pohonnya. Untuk mengeringkan daun kelor setelah dicuci. Caranya, letakkan daun kelor di nampan, kemudian simpan di udara terbuka. Sebaiknya jangan letakkan daun kelor di bawah sinar matahari langsung karena bisa membuat kandungan gizinya berkurang. Daun kelor bisa untuk minuman sehat menjadi teh , bolu kukus daun kelor yang disuguhkan dalam pelatihan hari ini , sayur bening kelor dan berbagai jenis makanan lainnya (yuk).