Kepala Dinas Gaguk Tri Prasetyo ATD, MM, didampingi narasumber dari Kepolisian dan pakar hipnoterapi dan perwakilan dari ojek online saat membuka acara
MOJOKERTO - (GEMA MEDIA) - Dinas Perhubungan Kota Mojokerto, memberikan pembinaan kepada pelajar sekolah, driver ojek online, dan driver dari OPD di lingkungan Kota Mojokerto untuk menjadi pelajar pelopor tertib lalu lintas. Pembinaan itu dilakukan untuk mewujudkan generasi muda yang tertib mengutamakan keselamatan berlalulintas di jalan.
“Kita ketahui bahwa para pelajar adalah aset yang cukup penting bagi bangsa yang mana kita wajib membangun sikap mental dan disiplin dalam segala hal yang positif termasuk membina mental dan disiplin dalam berlalu lintas,” ujar Kepala Dinas Perhubungan Kota Mojokerto, Gaguk Tri Prasetyo ATD, MM, saat membuka acara perlatihan di Pendopo Graha Praja Wijaya Pemkot Mojokerto, yang di hadiri Pelajar tingkat SMP, SMA, driver Ojek Online, dan Driver Mobil Dinas Pemerintah Kota Mojokerto, Senin (9/12/2019).
“Saya berharap senantiasa menjadi cermin yang baik dalam mentaati segala peraturan lalu lintas maupun cermin dalam berdisiplin sebagai pengguna jalan,” terangnya.
peserta pembinaan tertib berlalu lintas
Berdasarkan data kecelakaan hasil analisa dan evaluasi, dari tahun ke tahun penyumbang kecelakaan terbesar merupakan di kalangan pelajar, dan untuk driver Plat Merah ini merupakan ilmu tambahan ketika menjalankan tugasnya menjadi driver pemerintah.
Oleh sebab itu, katanya, para stakeholder mulai dari orang tua, guru, masyarakat, pemerintah, bahkan para pelajar itu sendiri harus saling mengingatkan bagaimana menjadi pengguna jalan yang baik dan berdisiplin terhadap peraturan lalu lintas. Termasuk pihak Dishub dan LLAJ Kota Mojokerto selaku penyelenggara pemerintah yang sesuai dengan tugas dan fungsinya bertanggung jawab untuk memperbaiki perilaku pengguna jalan khususnya para pelajar.
Lebih lanjut dia mengatakan, kegiatan pelajar pelopor tertib lalu lintas tahun ini diikuti pelajar, dan ojek online juga driver plat merah yang nantinya akan dibekali oleh narasumber materi yang bermanfaat sebagai pelopor keselamatan berlalulintas yang terdiri dari pengetahuan tentang lalu lintas angkutan jalan, pengetahuan tentang etika dan disiplin berlalulintas, pengetahuan tentang teknik berkendara secara baik dan benar.
“Ada cara baru yang kita terapkan yakni melalui hipnoterapi agar penyampaian ini mudah di terima dan tidak langsung hilang ketika keluar dari ruangan ini, ” imbuhnya.
Maksud dan tujuan diselenggarakan kegiatan ini dalam rangka melaksanakan salah satu tugas pokok dan fungsi Dishub dan LLAJ Jatim yaitu memberikan bimbingan terhadap keselamatan, ketertiban dan kesopnan berlalulintas. (Jen/yuk)