SPEKTAKULER ! PUNCAK HKN KE 55 DI KOTA MOJOKERTO, DIAPRESIASI WALIKOTA MOJOKERTO.

gambar utama
Foto bersama usai serahkan penghargaan Walikota dan Kadinkes,Sekdakot, Dinkes Provinsi serta kepala Puskesmas akreditasi parpurna dan utama
MOJOKERTO-GEMA  MEDIA : Walikota Mojokerto Hj.Ika Puspitasari, SE (Ning Ita) memberikan apresiasi atas terselenggaranya  Puncak Hari Kesehatan Nasional (HKN) ke 55 tahun 2019 di Kota Mojokerto. Spektakuler, HKN ini merupakan hajat bersama seluruh masyarakat Kota Mojokerto bukan hajat pemerintah saja. Hal ini terbukti atas keberhasilan pembangunan dibidang kesehatan  tidak lepas dari partisipasi seluruh masyarakat Kota Mojokerto. “ untuk itu saya memberikan apresiasi atas terselenggaranya acara ini dan juga atas prestasi pembangunan dibidang kesehatan” kata Ning Ita.

Walikota Mojokerto saat menyampaikan sambutan Menkes-an


Pada kesempatan tersebut, Walikota meyampaikan sambutan Menteri Kesehatan RI. pembangunan kesehatan telah memperjuangkan tiga pilar yaitu “paradigma sehat”, “penguatan akses pelayanan kesehatan”, dan “penyediaan biaya Jaminan Kesehatan Nasional” yang mengusung kegiatan promotif dan preventif, melalui beberapa program unggulan bidang kesehatan, seperti Germas atau “Gerakan Masyarakat Hidup Sehat”, PIS-PK atau “Program Indonesia Sehat dengan Pendekatan Keluarga” dan NS atau “Nusantara Sehat”.

Dalam lima tahun terakhir ini masih kata Ning Ita, kian dirasakan manfaatnya, namun kita juga tidak dapat menutup mata terhadap berbagai permasalahan yang masih ada dalam proses pembangunan kesehatan di tanah air. Kita masih dihadapkan  pada  kompleksitas  masalah  Stunting,  JKN, serta penyediaan pelayanan kesehatan dasar. Betapapun pemerintah sudah senantiasa responsif dalam memecahkan masalah-masalah tersebut selaras dengan tuntutan masyarakat, kita juga masih dihadapkan pada kesulitan menyediakan obat dan alat kesehatan produk lokal yang murah dan berkualitas.

para tamu undangan puncak HKN-an


Sementara itu Dra. Cristiana Indah Wahyu, Apt, M.Si Kepala Dinas Kesehatan Kota Mojokerto menyampaikan, bahwa HKN merupakan agenda nasional sesuai dengan surat dari Kementerian Kesehatan RI. Logo kedua tangan naik keatas bergandengan melambangkan sinergitas. “ saat ini kita harus bergandengan tangan untuk membentuk suatu lingkaran menuju Indonesia Sehat dan Unggul.  SDM yang ungul Indonesia Maju. Hal ini sesuai dengan visi pemerintah Kota Mojokerto Terwujudnya Kota Mojokerto yang Berdaya saing, Mandiri, Demokratis, Adil makmur-Sejahtera, dan Bermartabat”. kata Indah. Rangkaian kegiatan yang dilaksanakan mulai tanggal 2 – 26 Nopember 2019 dengan berbagai macam perlombaan, dan layanan kesehatan antara lain skrening kesehatan lansia, Deteksi Dini penyakit tidak menular, kegiatan IDI dan masih banyak lagi kegiatan lainnya.  Kegiatan HKN ini diselenggarakan dengan dana partisipasi Rumah Sakit pemerintah maupun swasta  yang terkumpul 90 juta lebih.

Puncak HKN yang berlangsung di Graha Mojokerto Service City (GMSC)   selasa, 26/11/2019 dihadiri Walikota Mojokerto, Sekdakot, Jajaran Forkopimda, pimpinan OPD, Camat dan Lurah, Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Timur, para dokter pimpinan rumah sakit, Forum Kota Mojokerto Sehat (FKS), Forum Komunikasi Kelurahan Sehat  (FKKS) Kecamatan dan kader Motivator Kesehatan se-kota Mojokerto. Selain sajian ragam kegiatan, acara ini diwarnai dengan deklarasi Open Defication Free (ODF) yang merupakan program stop buang air besar sembarang (BABS). Pada kesempatan yang sama telah diserahkan berbagai penghargaan oleh Walikota Mojokerto salah satu diantaranya adalah akreditasi Puskesmas Paripurna dan Utama.(an)

 
Bagikan berita ini:

Berita Terkait: