Genjot Peluang Ekonomi Melalui Ketrampilan Batik

gambar utama
MOJOKERTO, - (GEMA MEDIA) - Peluang ekonomi masyarakat mandiri terus digali oleh Pemkot Mojokerto. Hal ini diwujudkan dengan digelarnya kegiatan fasilitator promosi peningkatan ketrampilan membatik bagi IKM di Kota Mojokerto.

Kegiatan yang diikuti oleh puluhan guru, ibu-ibu, serta siswa ini, digelar di Pendopo Graha Praja Wijaya Pemkot Mojokerto, Jalan Gajahmada No.145, Kota Mojokerto, Selasa (17/9/2019), dihadiri langsung oleh Walikota Mojokerto, Hj. Ika Puspitasari, SE yang didampingi oleh Ketua penggerak PKK Kota Mojokerto. "Ini adalah salah satu langkah pemerintah guna meningkatkan perekonomian rakyat dan juga sebagai media promosi bagi para pengerajin batik, baik yang pemula maupun yang sudah profesional, untuk mengenalkan batik Kota Mojokerto lebih luas lagi," kata Ning Ita.

Para peserta pelatihan ketrampilan membatik di Pendopo Graha Praja Wijaya Pemkot Mojokerto-ron


Menurut Walikota, salah satu aspek penunjang ekonomi ialah dengan menggalakkan potensi yang sudah ada namun belum tergali dengan maksimal. Salah satu potensi itu ialah batik, dimana 19 jenis batik Kota Mojokerto sudah dipatenkan. "Ini ialah potensi yang sangat besar sebagai peluang ekonomi masyarakat. Oleh sebab itu, pemerintah bertekad untuk memberikan fasilitas seperti pelatihan dan promosi," ungkapnya.

Selain itu, sebagai media promosi karya-karya batik di Kota Mojokerto, Pemkot Mojokerto telah menyiapkan sebuah agenda besar. Yaitu parade batik yang dikemas dalam rangkaian acara Mojo Spekta yang rencananya akan digelar pada akhir tahun 2019."Dalam acara itu akan kita gelar parade batik yang dibawakan oleh 500 orang dengan berjalan di atas carwalk sepanjang 1 kilometer. Acara ini juga akan kita ajukan agar bisa masuk rekor MURI," pungkasnya. (Ron/an)
Bagikan berita ini:

Berita Terkait: