PSN TERINTEGRASI DI KEL.PRAJURITKULON, ABJ 100 %

gambar utama
Tim sedang menuju rumah warga-an
MOJOKERTO - GEMA MEDIA: Kegiatan PSN Terintegrasi di Kelurahan Prajuritkulon jumat 13/9/2019 pagi ini hasilnya angka  bebas Jentik (ABJ) mencapai 100 %.  Sebanyak 90 rumah yang dikunjungi oleh 3 tim hasilnya tidak ditemukan jentik baik di kamar mandi atau di tempat penampungan air yang biasanya disukai nyamuk Aedes Aegepty hinggap. Demikian hasil yang disampaikan oleh Lurah Prajuritkulon Muhammad Rochan, SH  kepada Wakil Walikota, Sekdakot dan pimpinan OPD  serta para kader setempat.

group musik Karang Taruna Perisai Prajuritkulon-an


Selain buru jentik dan memantau kebersihan lingkungan, tim juga menemukan warga lansia dalam kondisi sakit namun tidak memiliki identitas sama sekali.  Sekdakot Harlistyati, SH,M.Si ketua tim 3 saat menemukan kondisi tersebut, langsung berkoordinasi dengan para pihak, Camat, Lurah dan Kader setempat serta Dinsos untuk mencarikan solusi agar penderita ini bisa ditangani masalah kesehatannya.“memang tanpa identitas sangat sulit untuk bisa dirujuk layanan faskes JKN KISnya” kata Sekda. Namun demikian ini perlu kepedulian kita bersama  untuk dicarikan solusi.

Lurah juga melaporkan bahwa di Kelurahan Prajuritkulon sudah ada 7 Bank Sampah yang terbentuk dan tinggal 3 RW yang belum berdiri Bank Sampah. Di Kelurahan Prajuritkulon juga memiliki kelompok music Perisai yang dipelopori oleh Karang Taruna seperti yang disuguhkan dihadapan para tamu undangan. Kegiatan lain tanam sayur mayur di bantaran sungai juga berhasil.

penyerahan bibit jambu keprok oleh Wawali kepada KWT -an


Wakil Walikota Mojokerto Achmad Rizal Zakaria dalam sambutannya berpesan jelang musim penghujan  agar warga lebih aktif giat kerja bhakti bersih-bersih lingkungan. Setiap PSN yang diikuti OPD dengan maksud agar OPD bisa mengetahui langsung permasalahan yang dihadapi oleh warga. Terhadap kelompok seni Wawali memberikan apresiasi kedepan bisa ikut menyambut tamu daerah. Masalah sampah pempers lanjut wawali, ada rencana bekerjasama dengan Negara asing yang akan mensosialisasikan pempes ramah lingkungan melalui kegiatan PSN.

Pada akhir acara Wawali menyerahkan bibit jambu keprok dari Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian kepada Kelompok Wanita Tani Setempat.(an)
Bagikan berita ini:

Berita Terkait: